Rahasia Hati Mafia Dingin
Sejenak, keheningan menyelimuti ruangan sebelum Tuan Ashaki membentak, suaranya meledak marah, "Apa alasannya? Apa kau sudah kehilangan akal sehatmu?"
Alih-alih takut, Ruby justru tersenyum kecil, senyum tipis namun sarat makna. Dengan tenang, ia membuka tas kecilnya dan mengeluarkan selembar kertas resmi, lalu meletakkannya di atas meja, mendorongnya ke arah ayahnya.
"Itu hasil visum," kata Ruby ringan namun tajam. "Aku sudah tidur dengannya. Tubuhku sudah bukan lagi milik pria mana pun yang Ayah rencanakan untuk aku nikahi."
Hot Chapters