Jadul Tapi Mantul
kata Om Hermansyah.
Aku keluar dari rumah tersebut. Gagal sudah dapat warisan, akan tetapi restu orang tua lebih berharga dari harta warisan tersebut.
Udin sudah menunggu di mobil, aku pun naik dan bersiap pergi.
"Ucok, tunggu!" Amanda memanggil.
Aku mematikan mesin mobil, Amanda datang setengah berlari.
"Hanya segitu perjuanganmu?" tanya Amanda.
"Iya, hanya segitu, maaf, ayahku harus kuturuti, saranku, turuti juga ayahmu, sakit hatinya orang tuanya adalah saatbanaknya membantah,"kataku.
Bab Populer