Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayi Siapa?

Bayi Siapa?

Ada apa anak itu menelpon di jam segini. "Halo, assalamualaikum," ucapku. "Waalaikumsalam, Bunda." jawab Angga. "Ada apa, Nak?" "Ami pingsan di sekolah, Bun." Bersambung.
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Aku segera menggeser tombol merah, lalu mengikuti langkah Dila dengan hati puas. Ya. Sedikit puas, tentu saja. Melihat kehidupannya yang kini terlihat menyedihkan. Berharap bahagia setelah merebut suamiku, tapi nyatanya ... malah kesusahan yang dia dapat. ***Ofd. Pagi, Mak. Insha Alloh, #Pengakuan_Anakku akan tayang setiap hari. Doakan aku selalu sehat ya, Mak. Agar bisa menghibur Kakak semuanya. Salam hangat 🤗🤗
10145.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
Anakku Bukan Anakku

Anakku Bukan Anakku

Balas Nadia “Oh iya, Isyana. Dia pasti tahu, tapi sulit untuk bertemu dengannya, apalagi si cantik Kian yang super aktif nggak bisa ditinggal-tinggal.” Kiandra, anak kecil berusia enam tahun yang disebut sebagai bola bekel itu memang super aktif. Gadis kecil penyuka serba serbi yang berbagi hobi laki-laki itu kerap membuat kedua orang tuanya kewalahan, hingga membuat Isyana sulit untuk diajak bertemu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
Anak Siapa Ini?

Anak Siapa Ini?

Saat pintu dibuka, seorang anak kecil setinggi lututnya dengan pipi bulat dan rambut rapi disisir dengan poni tersenyum manis padanya. Dan yang paling membuatnya terkejut anak itu memanggilnya Papa. “Papa!” Menghamburkan badan mungilnya ke kaki Mikel. Mikel hanya terbelalak, Papa? Aku bahkan tidak pernah punya pacar atau tertarik ingin punya anak, siapa setan kecil berwajah malaikat ini? Ia menoleh pada Ecco, Ecco juga tidak menemukan informasi apapun karena Mikel memang tidak pernah tertarik pada asmara.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

Aku menyapanya sambil menempelkan jus kalengan yang sebelum kesini aku hangatkan dulu di mini market, dia terkejut dan menoleh ke arahku. Matanya sembab. Hhh, Ibu dan anak sama-sama cengeng. Mereka jelas berbagi darah yang sama. “Kok kamu tahu abang disini?” Aku duduk di sampingnya, menyesap sekaleng minuman murahan itu dan tersenyum padanya. “Ibu nangis semalaman.” Kataku, alih-alih menjawab basa-basinya aku lebih suka langsung pada inti permasalahannya.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
You're MINE

You're MINE

"A-apa maksudmu?" Anindita tampak menegakkan posisi duduknya sebelum menjawab. "Mungkin untuk saat ini dia masih belum mengerti. Tetapi, suatu hari nanti pasti ia akan menyadari jika ada sesuatu yang kurang darinya." Wanita itu meluruskan tatapan mata kala pandangan mereka saling berjumpa. Kedua tangan lentiknya meraih punggung tangan sahabat baiknya. "Nara ... anakmu butuh figur seorang ayah. Seperti Aika, atau pun anak-anak lainnya." Sontak saja Kinara menutup erat kedua netranya dengan pedih. Ucapan Anindita memang benar adanya, namun ia tak kuasa untuk mewujudkannya.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
Anakku Terlalu Pelit

Anakku Terlalu Pelit

Suaranya selalu menjadi jeda hangat dalam hari-hariku. “Iya. Kenapa? Nanti pulang mau dibawain apa?” tawarku dengan nada lebih lembut. “Aku pengin bluder rasa keju, Ma,” jawabnya antusias. “Oke. Nanti Mama belikan ya. Kakakmu mana? Tanya, dia mau nitip apa?” perintahku. Ia pun berlari kecil menuju ruang tengah, ringan seperti angin.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

tanya Rashva. “Namaku Rikka. Maaf nama tuan siapa?” anak itu ternyata sangat sopan tutur bahasanya. “Namaku Rashva. Rumah Rikka di mana? Biar aku mengantarkanmu pulang.” Gadis kecil itu menggeleng. Katanya, “Ayah dan aku adalah pemburu. Kami datang ke sini untuk menangkap seekor Kappa yang meresahkan daerah desa di sekitar sini. Ternyata…..,Kappa itu kuat sekali....,” ia tak sanggup melanjutkan kata-katanya. “Di mana ibumu? Kau tak memiliki saudara?”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai anakku apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status