Cinta di Bawah Langit Cordoba
Setelah dihitung-hitung, uang didalam tabungan dari jerih payah mengamen hanya mencapai 86 euro.
Ia menghela nafas dengan berat,
"Apakah ini saatnya bagiku untuk menyerah?" gumamnya dengan murung.
Elisa membuka pintu kamar, ia keluar lalu berdiri di Balkon, di tatapnya langit yang sudah berganti gelap, Aangin membabi buta bertiup, Ia menguap, matanya mengantuk namun tidak bisa tidur, hingga percakapannya dengan Afsheen siang itu tiba-tiba terngiang kembali di kepalanya.
Hot Chapters