Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia, Adnan.

Dia, Adnan.

Bukan maksud Fathia mengungkit tentang asd yang diidap Adnan secara terus menerus, tetapi hanya bingung saja dengan takdir, dengan semuanya, kenapa harus seperti ini. Kalau boleh jujur, ia bukan orang baik yang dengan kerelaan hatinya mampu menerima semua takdirnya, termasuk tentang Adnan. Tentu ia ingin memiliki pasangan sempurna di hidupnya, yang sudah tentu ingin versinya sendiri. Ia masih bingung dan meraba-raba, jika pasangannya adalah seorang Muhammad Adnan Arrasyid, seorang pelukis difabel yang sangat berbakat, orang menyebutnya.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as ar rasyid
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Dia hanya datang untuk mengurus sebidang tanah, tapi entah kenapa malah muncul begitu banyak orang menyebalkan. Bagi orang lain, status Rasyid mungkin terasa seperti gunung besar yang menekan. Namun bagi Bradford, dia lebih mirip seekor lalat yang berisik dan mengganggu. Yang membuat keadaan makin menjengkelkan, Rasyid tampaknya masih ingin mempertahankan citra dirinya sebagai pejabat yang adil dan tidak memihak. "Tentu saja, kalau pada akhirnya hasil penyelidikan benar seperti yang dikatakan Sissy, aku pasti akan mengatur sendiri agar dia dipulangkan dalam keadaan utuh."
10270.0K viewsCompletedAdded to Library 8.6K Times as ar rasyid
Read
+Library
Mommy untuk Daddy

Mommy untuk Daddy

"Mandi sana! Nggak pantas seorang bos berpenampilan kayak gembel." Rasyad ikut tersenyum menyaksikan mendung di wajah Arisha mulai berlalu. "Baiklah. Jangan ke mana-mana! Aku tak akan lama." Lima belas menit kemudian, Rasyad berdiri di hadapan Arisha dengan tubuh yang bersih dan wangi. "Cepat banget?" Arisha mengernyit heran. "Ngapain lama-lama. Yang penting bersih." Rasyad menyodorkan sehelai handuk bersih pada Arisha. "Sekarang giliranmu!"
1026.4K viewsCompletedAdded to Library 740 Times as ar rasyid
Read
+Library
Rahim Kedua

Rahim Kedua

Aliya sedang membaca naskahnya untuk event hari pertama yang diselenggaran hari ini. Ketika dia sedang duduk sendiri, tiba-tiba seorang lelaki berdiri di depannya. Meskipun ia tak menatapnya, namun Aliya yakin jika orang tersebut adalah laki-laki, tercium dari aroma parfume maskulinnya sama dengan yang Reza pakai. “Selamat siang, saya Sean Ravindra kameramen yang baru bergabung hari ini. Salam kenal dan mohon bantuannya.” Laki-laki itu menyapa dengan sopan dan semangat. Mungkin karena ini adalah pekerjaan pertamanya.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as ar rasyid
Read
+Library
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Happy Reading Semuanya! Irene sama seklai tidak menjawab perkataan dari sang suami barusan, ia sedang marah dengan Rangga karena mengusik kebersamaannya dengan Risky. Ayolah ia dengan Risky sudah resmi menjadi seorang kerabat dan tidak ada lagi selain itu dan suaminya masih saja cemburu buta, padahal kalau ia melihat Rangga bersama dengan kakaknya ia tidak masalah.b
107.6K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as ar rasyid
Read
+Library
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

Teriak Violet penuh amarah dan ingin memukul Collins lagi dengan pecahan botol yang ada di tangannya. Gagal. Tangan Violet di tarik cepat oleh seorang pria yang tiba-tiba datang di tengah mereka. "Jangan membuat keributan di dalam tempatku ini, Princess." Suara berat itu dan aroma itu seketika membuat Violet mendongakkan kepalanya. Bibir Pria tersebut tersenyum manis menatap Violet dan mengerlingkan mata biru itu dengan tatapan dingin. Benar, pria itu adalah Justin Morgan.
10826 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as ar rasyid
Read
+Library
Rasa

Rasa

Abi memulai dengan salam, mata dan pandangan nya masih tunduk ke arah lantai. "Wa'alaikumussalam," jawab teman teman dan ustdznya serentak. "Nama saya Abian Airuz Aldari. Saya duduk di kelas 12," ujarnya sangat singkat. Tiba tiba ia terhenti, ia kebingungan memperkenalkan dirinya. Keringatnya pun mulai menuruni dahi, terlihat sangat gugup. "Abian sebelumnya dari sekolah mana, nak?" tanya sang ustadz berdiri dari duduk dan menghampirinya.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as ar rasyid
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Kennedy. "Kita tidak pernah tahu takdir akan berjalan seperti apa, hanya berencana sisanya serahkan kepada Yang Maha Kuasa. Tugas kita hanyalah satu, berharap dan berusaha. Cukup dua hal itu. Jika gagal abaikan, namun jika menang, syukuri." -Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah)
2.1K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as ar rasyid
Read
+Library
Mr. Rahasia

Mr. Rahasia

Pintu terbuka setelah Aleeya menurunkan handel. "Aku sudah membuat sarapan. Kamu makan dulu, baru kita berangkat," pinta Adrian yang sudah rapi dengan setelan berwarna dongker. Aleeya tertegun melihat Adrian dengan penampilan berbeda. Kalau boleh jujur, Adrian jauh lebih segalanya ketimbang Dave, tetapi yang namanya perasaan tidak dapat diatur. Hari ini ia masih mencintai Dave, mungkin nanti ia bisa saja mencintai Adrian.
83.4K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as ar rasyid
Read
+Library
Rantai Hasrat

Rantai Hasrat

kata Imelda. Rasyid awalnya merasa bersalah karena hampir gagal kemudian melanjutkan pengintaiannya. "Ternyata Si Adrian berteman dengan pria itu," kata Rasyid. Rasyid merasa ada yang aneh dengan pria yang berada dibelakang pria itu. Dia seakan memiliki sesuatu seperti mengingatkan Rasyid pada dua orang yaitu Imelda dan Samuel. "Imelda, apakah kamu punya seorang teman yang satu perguruan?"
5.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as ar rasyid
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status