Ketika Istriku Minta Talak
Helminawati Pandiadada terasa panas dan berkeringatlirik seperti wanita mengurapimudada terasa sesakbuah hatiku penyemangatku
Kantorku sendiri.
“lho, kamu kok, enggak marah?” tanya Mama tiba-tiba tersadar.
“Ngapain marah? Mereka cuma iseng, begitu kata mereka, kan, Ma? Lalu kenapa aku marah?”
“Tapi, matamu berair? Kamu nangis?”
“Oh, enggak, ini karena aku tertawa tadi, abis, mama lucu, orang iseng dianggap serius.”
Hot Chapters