Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO DINGIN ITU JODOHKU

CEO DINGIN ITU JODOHKU

Bu Tari dan Pak Abimana langsung buru-buru menghampiri Arthur. “Heh bangun! Arthur bangun!” kata Pk Abimana sambil menggoyangkan bahu Arthur. “Hmm,” Arthur terusik lalu membuka kedua matanya. “Ya Allah nak, kenapa kamu bisa jadi begini? Mamah tidak habis pikir Arthur,” ungkap Bu Tari dengan sedihnya. “Mah, Pah, kalian kenapa kesini?” tanya Arthur yang masih dalam pengaruh wine namun tidak terlalu mabuk.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Kontrak Penuh Gairah Bersama Tuan CEO

Kontrak Penuh Gairah Bersama Tuan CEO

“Aku tahu banyak hal, Arumi. Dan sekarang, dengan kau di pihakku, ini menjadi semakin menarik.” Arumi merasakan hawa dingin merayap di tengkuknya. “Tunggu… jangan bilang Anda menerima saya bukan karena kemampuan saya, tapi karena—” Bastian tersenyum lebih lebar. “Karena kau adalah kelemahan musuhku.” Jantung Arumi berdegup kencang. “Jadi saya ini cuma alat untuk melawan Bara?” Bastian menatapnya dalam-dalam. “Bukan sekadar alat, Arumi. Kau bisa menjadi kartu truf.”
10747 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir

Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir

timpal Bastian congkak. Aruna mengelus dada. Sekali menyebalkan, selamanya akan tetap menyebalkan! *****
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Cinta Pandangan Pertama CEO dingin

Cinta Pandangan Pertama CEO dingin

Dengan cepat Bia Menggelengkan Kepala nya , Di tatap nya wajah Tampan di depan nya ,lalu menghembuskan nafas nya , Menatap Arthur . "Kak Ar,Kau sangat kaya ya ?" Tanya Bia dengan pertanyaan Random nya Tersebut. "Jika Iya ?" Tanya Ar kembali. Terlihat Bia yang Berpikir ,Setelah nya ,Bia menghembuskan nafas nya dengan panjang . "Bagus lah Kalau Kaya Kak ,Agar aku bisa di belikan apapun," Ucap Bia lembut . Ar tersenyum , Menggelengkan kepala nya dengan pelan .
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

kelas si Abang becak itu. Suara klakson mengejutkan Nisma, ternyata jalan sudah bisa dilewati dengan pelan. “Yok, Bang,” kata Nisma. “Oh, iya Kak,” kata si Abang becak sambil tersenyum. Bahkan sampai mobil Nisma masuk ke pasar, Abang becak masih senyum-senyum karena disapa oleh wanita cantik yang tidak sombong. Di dalam gang, seorang lelaki tua tampak meringkuk dan tangannya ditahan ke belakang oleh seorang polisi. Wajahnya sudah babak belur karena dihajar massa.
810 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

Bibi Lin Yi membalas pelukanku dan menepuk nepuk punggungku dengan lembut. “Sudahlah, cepat berangkat sekolah, dan temui bibi pukul tiga sore nanti di terminal Cheonju. Jangan sampai telat, karena itu adalah tiket terakhir untuk bus terakhir ke pulau Jeju. Mengerti ?” ucap bibi Lin Yi. Aku mengangguk pertanda setuju dengan ucapannya. Hari itu, pukul tiga sore adalah waktu yang paling aku nanti. Membayangkan hari-hari damai bersama bibi Lin Yi di Jeju tidak pernah lepas dari kepalaku. Membuatku bersemangat dalam menjalani hari ini, masa bodo dengan Hyunwoo dan yang lainnya. Aku hanya perlu bertahan satu hari ini saja, oh tidak, bahkan tidak sampai satu hari lagi aku bisa melupakan semua hal m
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tapi, aku tak peduli, yang terpenting Bidadari yang sekarang kugenggam erat tak ternodai oleh ‘bakteri jahat mematikan’. “Arka, kamu kenapa?” Kini dia memegang kedua tanganku, raut wajah manisnya tampak khawatir. Di situ ... di sini, aku merasa senang ada yang mengkhawatirkan keadaanku. “Nggak apa-apa, cuman tikojot aja.” Sembari nyengir, aku menggaruk kepala. Dia terkekeh secuil. “Makanya kalau jalan mata kakinya dipake.”
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU 29 Aku berbalik dan berlari lagi masuk ke dalam rumah. Hati kecilku mengatakan, bahwa aku tak boleh membiarkan saja Mama berdua dengan lelaki itu. Meskipun nanti Bibik ART memergoki mereka, mana mungkin ada yang berani mengusik Mama. Aku saja diusirnya. "Mama, berhenti!" Pemandangan yang kusaksikan amat menjijikkan. Di sofa ruang tengah, Mama tengah duduk merapat pada lelaki itu. Bibir keduanya saling menyatu, membuatku langsung membuang muka.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

Bentakku. "Kurang aj ar! Ha jar dia!"
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status