Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Akan tetapi, Arumi tetap saja tidak bisa semudah itu percaya dengan persahabatan Alicia dan juga Raka dia khawatir ada musuh dalam selimut bahkan, yang dia takutkan adalah Alicia menjadi orang pertama yang akan menyakiti Alina lebih dari apa yang Arumi bayangkan. Alina memang wanita yang sangat lemah lembut dia tidak mungkin berkata kasar ataupun menuduh orang sembarangan tanpa bukti sehingga Arumi akan mencari tahu sendiri sebenarnya apakah memang Raka dan alisia tidak memiliki hubungan lebih dari sekedar sahabat dan rekan bisnis.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Ide Gila Bapak!

Ide Gila Bapak!

tanyaku, menatapnya dengan lesu. "Aku hampir kena bacok Bapak tadi, hahhhaaa." Aku merenggut, kamu memang pantas mendapatkan itu. Entah dia punya muka berapa, hingga punya nyali datang ke kampung ini lagi. "Apa kabar, Dwi?" Basi, aku paling tidak suka bertele-tele seperti ini. "Kabarku sendiri sangat tidak baik, maaf. Aku percaya sekarang, bahwa karma itu ada."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Bukan Ragaku

Bukan Ragaku

Levan menyeletuk menimpali ucapan Ben, yang menurutnya tidak masuk akal. "Hahaha, dapet darimana kamu kata-kata itu. Bukannya kamu yang lebih sering bilang gak mabuk gak ada mental. Lagian itu berlaku buat orang lain, buat kita mah beda. Semakin mabuk semakin kita jagoan," sahut Ben terbahak. "Sudah-sudah malah jadi kalian yang debat, aku mau makan kalau gak mau ikut ya sudah. Ayo Agus, Murad, Narto kita makan!" ajak Ben beranjak dari duduknya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Ucapku terbata disela isak yang sudah kutahan sejak tadi. "Tuan muda tidak akan menyakitimu." Kugelengkan kepalaku. "Dia seperti monster Vika. Dia sangat menyeramkan." Mataku masih menutup karena takut. "Baiklah, tenangkan dirimu dulu. Sudah kubawakan sarapan lezat seperti kemarin. Bukankah kamu ingin menu ini lagi." Kulepaskan pelukannya, lalu wanita itu mengambil nampan yang terletak dimeja sebelah ranjang. Aku tak mau menoleh kearah lainnya kecuali pada Vika. "Aku akan menunggumu sampai selesai makan."
1014.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

jawabnya ketus. “Maafkan aku ya, Ali. Tadi macet banget deh. Aku jadi terlambat menjemput kamu.” Kanaya tersenyum lembut kepada Ali. Ali melirik Kanaya. “Ya kan, Pak Bambang? Tadi macet banget, kan?” ucap Kanaya. Pak Bambang mengangguk sambil tersenyum kepada Ali. Anak itu hanya melirik sekilas lalu ia diam saja melihat jalanan.
10182 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Happy Reading ***** "Coba balas kalau berani," tantang Ari karena yakin sang kekasih tidak akan pernah bisa membalas perbuatannya tadi. "Baby, kamu kok curang sih? Dah tahu Mas nggak akan pernah bisa membalas," keluh Cakra. Bibirnya maju dan bergerak-gerak lucu membuat Ari tertawa bahagia. "Aku tahu kalau Mas nggak bakalan bisa membalas." Ari menjulurkan lidahnya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

"Hai, Abang enggak kayak gitu. Kamu harus dengar dengan jelas dulu. Tapi, kita pulang, ya! Biar bisa leluasa ceritanya." "Tapi Abang harus janji, jangan kdrt nanti!" Aku juga takut kalau tiba-tiba punya nasib seperti berita-berita sosial media itu. Yang terlihat romantis, ternyata punya kelainan. "Astaghfirullah, Sayang. kamu kira aku anak artis yang suka tantrum itu? Aku bukan tipe orang yang suka main kasar. Pantangan buatku memukul wanita. Sekalipun seandainya wanita itu memukulku lebih dulu." Bang Juna tertawa.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 857 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Istri Pilihan

Aku (Bukan) Istri Pilihan

“Barusan Bik Yati nelpon, katanya dia mau ngundurin diri. Keluarga Ara membuatnya gak betah.” “Bik Yati ART Mama yang di sana?” “Iya.” “Kenapa gak betah? Apa yang dilakuin keluarga Ara, Ma?” “Bik Yati gak mau cerita, hanya tetap kekeh besok mau pulang kampung! Mama gak mau kehilanagn ART sebaik Bik Yati, In. Dia udah ikut Mama puluhan tahun. Susah cari ART sebik dia. Mama tinggal rumah itu berbulan-bulan pun dia bisa jagain dengan penuh tanggung jawab. Pokoknya, Mama gak mau kehilangan ART sebaik dia.”
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Gagal Move On!

Gagal Move On!

"Sialan, goblok banget lo, Raka,: gumamnya. [Sambel Ijo] Septi_an : Kaila marah ye, Ka?:( AH Jaffar : Rayu donggggg:( Septi_an : Aq taqan terbujuq oleh rayuanmu kanq maz. AH Jaffar : Emmm maza ziii:( Raka Tasena : BACIT. Septi_an : Bacit, BAkso berciCIT. Gimana ceritanya tuh bakso bisa bercicit padahal baru juga beranak :(( AH Jaffar : Tolong humor gue rendah bgt. Raka Tasena : Gue ganti pw WiFi, ya:)) Arnando Kusuma : PAYAH, ANCAMAN NYA WIFI.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai arti baka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status