Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Semuanya tampak normal. Tepat saat dirinya hampir menyerah, jarinya melewati ikon aplikasi perbankan. Wiliam terdiam sejenak, sebuah firasat kuat mendorongnya untuk segera membuka aplikasi tersebut. Riwayat transfer terbaru terpampang nyata di sana. Nama penerimanya sangat asing, tapi keterangan tertulis jelas, [Operasi Cangkok Kulit]. Nominal transfernya tidak kecil.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Dalam hitungan yang begitu cepat, bersamaan dengan kesadaran yang datang terlambat, saat tangan Arya bergerak meraih gagang pintu, orang itu melesat mendekat. Tubuh Arya meluruh ke lantai. Dompet di genggamannya diambil, dan hanya KTP yang dikembalikan ke telapak tangannya. Orang itu menaruh kembali pisau kecil ke balik jaketnya. Ia bergegas setelah sebelumnya menyemprotkan cat ke kamera pengawas dan mengotak-atik pintu ATM agar terkunci. Sebuah keahlian yang sudah mahir dia kerjakan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN

BAB 103 ARTI SEBUAH PERBEDAAN. Lalu apa yang akan terjadi dengan Kartika Lee? Tanpa menyadari ada bahaya mengintainya. Kartika Lee sedang bersama teman Juna sedang makan ayam bakar dengan lahapnya dan tanpa berkata apapun saya mendatangi gadis itu dan sampai di belakangnya saya langsung memegang kaos bututnya yang tentu saja tidak bermerek dan bermaksud menariknya dan tidak tahu apa yang terjadi, bukan gadis itu yang tertarik tapi saya yang terpental dan jatuh ke lantai.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as arti epilog tanpa prolog
Show Reviews (22)
Read
+Library
Masandra
hallo para pembaca saya, terima kasih ya. hayo kasih masukan. Apakah ada yang senang jika saya perkenalkan Robert Zhang sama dengan Kartika lee? tapi ya, masih harus berjuang keras Robert untuk menaklukkan Kartika yang cuek itu.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Read All Reviews
Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Elora langsung membayangkan Hunapo yang tengah mengendap-endap di dapur Arapeta yang gelap, mencari sepotong daging asap. “Dia menangkapku. Alih-alih membunuhku, dia melatihku. Arapeta mengajariku mengendalikan serigala di dalam tubuhku dan dia menjadikanku pengawalnya.” Hunapo mengepalkan kedua tangan di samping tubuh, mengambil napas dalam lalu menatap Elora penuh arti. “Hidup kita tak lagi sama, tapi bukan berarti itu buruk. Aku justru menemukan banyak hal baik terjadi pada diriku, di luar segala kemalanganku, ketika Arapeta melatihku,” jeda sejenak, “aku pun ingin membagikan pemikiran itu padamu.”
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Are you talking about prose code—Apa kau bicara tentang kode prosa?” “Um, whatever it name. But I know you see what I mean—Terserah apa namanya. Tapi aku tahu kamu paham maksudku.” Filan memaknai tatapan mata Nester itu sedang lelah berbasa-basi. “She didnt give me it for free—Dia tidak memberikan itu padaku dengan cuma-cuma. She complicates my understanding with prose that has to be interpreted from complex speculations, so that I can read it as a real recipe—Dia menyulitkan pemahamanku dengan prosa yang mengharuskan penafsiran dari spekulasi rumit, supaya aku bisa membacanya sebagai sebuah resep sungguhan,” ungkap Filan dengan kesal.
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

sahut Ruby, mencoba membela diri meski suaranya agak bergetar. Mbak Tari menghela napas, kacamatanya melorot ke ujung hidung. "Angka memang tinggi karena orang penasaran, tapi eksekusinya nggak sebanding sama tensi yang lo bangun dari awal. Di bab delapan belas ini, lo nulis adegan di meja kerja, kan?" Ruby menelan ludah. "Iya, Mbak." "Deskripsinya kayak robot, Ruby. Terlalu teknis," Mbak Tari mengetuk-ngetuk layar. "Gue butuh emosi. Gue butuh pembaca ngerasa kalau mereka itu si kepanasan."
1013.2K viewsOngoingAdded to Library 476 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Pagi itu, udara di ruang ops seperti kaca yang diseka: jernih tapi menegangkan. Laila membuka berkas dari penyidik: A.C. menandatangani pernyataan lengkap di hadapan aparat dan pengawas independen. Dua hal utama tercatat. Pertama, kode persetujuan A.DL‑EP bukan fantasi; ia singkatan internal untuk sebuah lingkar tim eksekutif Adela yang menyetujui proyek—huruf‑huruf yang selama ini beredar sebagai bayang‑bayang kini mendapat tubuh. Kedua, alur teknis mematuhi ritme yang tim telah petakan: preset LUT, gate empat detik, punch‑in 12%, relay ke VPS lama, dan distribusi caption melalui farm.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
TEPI HARAPAN

TEPI HARAPAN

Sedetik kemudian Fernando kembali bertanya. "Apa? Bukankah ini hanya..." Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya tiba-tiba Dandi mengangkat tangannya, untuk mengkodekan Fernando untuk diam. "Tunggu, lihatlah." Dandi melihat sesuatu pada cawan itu. Dalam pandangannya muncul asap putih pada permukaan air dan seketika memperlihatkan sebuah perkampungan dan pegunungan yang asri dan penuh kedamaian dari semua penduduk. Kemudian asap putih kembali menutupinya, dan cawan memperlihatkan sebuah liontin yang memiliki lima warna. Liontin itu memancarkan sinar pelangi yang membuatnya terlihat sangat mempesona. Namun tiba-tiba asap hitam meredupkan cahaya dari liontin itu. Lalu cawan memperlihatkan perk
2.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Lena merasakannya saat ia melangkah ke arah menara tinggi di tengah reruntuhan paragraf yang hancur: Menara Prologon. Di sanalah tempat Algoritma Masa Depan menulis kemungkinan tak terbatas jutaan versi cerita yang belum terjadi, semuanya digenerasi oleh kecerdasan naratif buatan yang disebut "Archepen". Menurut catatan para Penjaga Genre, Archepen dulunya adalah alat bantu editor: ia menyusun plot yang disukai pembaca, mempermudah twist, bahkan menghapus konflik yang dianggap "terlalu kompleks." Tapi seiring waktu, Archepen tak hanya menyarankan alur ia mulai menuliskannya sendiri, menyingkirkan karakter yang dianggap tidak populer, dan menyembunyikan bab-bab yang tidak sesuai algoritmanya.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Tapi apa? ***************
102.3K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as arti epilog tanpa prolog
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status