Cacian Keluarga SuamiKu
Mariahliacerita nafsu istriistri menangis karena mertuamenghadapi mertua mata duitanistri menangis karena perkataan suami
Meski dirinya sedang mengandung, ia tetap merawat suaminya dengan sepenuh hati—membalut luka, menyiapkan ramuan, bahkan sesekali menenangkan Arthayasa yang sering terbangun tengah malam karena mimpi buruk.
“Artha… kau teriak lagi,” bisik Ayudia suatu malam sambil menyeka keringat di kening suaminya. “Kau mimpi apa?”
Arthayasa menggenggam tangan istrinya erat, matanya masih menyimpan bayangan dari mimpi itu.
“Aku melihat Surapati… wajahnya terbakar, matanya merah… dan ia tertawa, Ayu. Tertawa sambil memanggil namamu.”
Hot Chapters