CEO Tampan Mencari Istri Salihah
“Kami hanyalah sekelompok orang yang mencari makna dalam hidup, sama seperti Anda. Tak ada paksaan, tak ada iuran, hanya niat baik dan hati yang terbuka.”
Akash menyipitkan mata, mencoba membaca lebih dalam dari sekadar wajah ceria lelaki itu. Ada sesuatu yang ganjil, terlalu bersemangat, terlalu penuh keyakinan ... terlalu mirip dengan jebakan. Tapi di sisi lain, bukankah memang begitu caranya orang-orang tersesat menemukan jalan? Dimulai dari keraguan. Dari pertemuan acak.
“Terima kasih, Pak,” Akash melipat selebaran itu, menyelipkannya ke saku jas. “Tapi saya pikir saya belum siap.”
Hot Chapters