Rintihan Menggoda di Kamar Adikku
Kenapa jadi dia yang marah-marah, sih?
“Mas, aku lagi sakit, lho. Ehem!” Aku berkomentar. Sambil berdehem demi mengusir nyeri tenggorokan, kutatap punggung Mas Refal yang bidang itu.
“Iya, aku tahu kamu lagi sakit, May. Cuma, besok-besok diingat-ingat makanan apa aja yang bikin sakit. Bulan lalu kan, kamu kena radang tenggorokan juga. Bedanya bulan ini ditambah sama demam dan ngigaumu yang bikin jantungku mau pecah! Coba kalau adik sama orangtuamu dengar, May? Apa nggak malu?” Mas Refal pun menoleh. Mukanya jadi ketus dan kesal.
Bab Populer