Pesugihan Kandang Bubrah
Buah-buahan yang tadi tampak segar, kini membusuk dan dipenuhi ulat yang merayap di antara dagingnya.
Daging panggang yang tadi berbau harum kini terlihat seperti daging manusia yang hangus, dengan jari-jari masih menempel di tulangnya.
Minuman yang mereka hampir minum kini berwarna merah pekat, darah. Jatinegara langsung memuntahkan isi perutnya, wajahnya pucat pasi. “Astaga… apa ini…”
Lila menutup mulutnya, nyaris pingsan karena jijik.