Limerence
"Bisa-bisanya Mas Abian suka sama perempuan sombong itu. Apa hebatnya dia sih? Bilang sama aku, apa dia lebih cantik?"
"Nggak, kamu paling cantik." Bagus jujur, di matanya Caca cantik alami tanpa perlu bantuan bedak dan segala macam.
Caca tertawa miris di sela-sela isak tangisnya. "Perempuan sialan, dia udah matre, sombong, nggak ada baik-baiknya."
Bagus membiarkan Caca mengumpat sepuas hati. Lalu memeluk tubuh ramping Caca dan mengatakan, "Menangislah sepuas kamu."
Hot Chapters