Cinderella Tanpa Sepatu Kaca
Wahyuni Soewardjicerita intip mama mandikisah keluarga citracerita pasutri di malam pertamacerita putri kandita
"Saya justru berterima kasih karena kamu baik-baik saja. Jangan sampai sakit lagi, ya."
Ucapan itu membuat Jingga kembali tertegun. Gadis itu sontak kehilangan kata-kata. Situasinya pasti akan menjadi lebih canggung kalau saja pintu tidak terbuka dan seorang perawat masuk.
"Selamat pagi, Ibu Jingga," sapa perawat perempuan yang tampak seumuran Sekar tersebut ramah. Di tangannya terdapat tensi meter dan beberapa alat lain yang Jingga tidak ketahui namanya. Krisna membalas sapaan tersebut dengan senyuman, begitu pun Jingga. "Kita cek dulu, ya."