Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Days to Remember

Days to Remember

ucap orang tidak tahu diri yang tiba-tiba mengganggu percakapan mesraku dan Ani. "Riski, udah baca mading belum?" sergah Ani begitu bersemangat, aku dag-dig-dug serr jadinya. "Udah, puisinya bagus. Tapi, aku nggak ngerti hehehe harusnya ada gambar pelanginya juga tuh biar lebih bermakna ...," ucapnya menggaruk leher. "Issh, puisi itu tentang, tentang ... tentang suatu yang menunggu sesuatu, iya 'kan, Na?" ujar Ani gugup sesaat dan melemparkan pertanyaan padaku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Ucap Arina yang hanya bisa cengengesan. “Ada 1000 miliar puisi. Kamu bisa menggabungkan empat bait yang mana saja untuk membuat 1000 triliun puisi yang kamu mau.” Ucap Arka. “Hah? Haha!” Respon Arina. “Itu 10 pangkat 14 dan itu sangat unik. Itu sama sekali tidak jelek atau lusuh. Itu sangat istimewa! Sama sepertimu yang istimewa!” Ucap Arka.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Karena sudah tau bagaimana rasanya mati dalam hidup. "Coba kamu deklamasikan satu puisi di sini. Saya sedang butuh hiburan rohani. Bisa 'kan Mayang? Tadi kamu bilang bahwa rembulan saja bisa kamu curi demi menyenangkan saya, masa membaca puisi saja tidak bisa?" ejek Bu Mitha. "Tentu saja, Bu. Apa yang tidak buat Ibu," Mayang tersenyum. Bu Mitha ini pintar sekali membalikkan kata-kata.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 979 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Cabai: diulek dengan amarah atas ketidakadilan. Kecap manis: dituangkan dengan harapan akan masa depan yang lebih baik. Resep-resepnya kini bukan lagi sekumpulan instruksi, melainkan puisi. Sebuah manifesto. Pemisahan antara keahlian alamiah dan anugerah gaib itu ternyata keliru. Keduanya adalah satu kesatuan yang sama, seperti tubuh dan jiwa.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Ditinggal Pergi, Mantan Suami Justru Mengemis Cinta

Ditinggal Pergi, Mantan Suami Justru Mengemis Cinta

Bait puisi pengantar tidur itu meluncur begitu natural, membawa gelombang emosi yang begitu kuat hingga membuat seisi ruangan mendadak tertegun dalam keheningan. Beberapa pembaca di barisan depan tampak mengerjap, bahkan ada yang tanpa sadar menyeka sudut mata mereka. Mereka bisa merasakan ketulusan yang luar biasa dari setiap kata yang diucapkan Sinta—sesuatu yang sama sekali tidak bisa direkayasa atau dicatut dari naskah orang lain. Di sisi lain, wajah Dewi langsung menegang. Ia tidak menyangka bahwa inisial nama itu adalah nama ibunda Fairytale yang telah meninggal dunia.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Setelah selesai, ia menghela napas lega. Giliran berikutnya adalah Matt. Ia tidak terburu-buru menjawab, melainkan tersenyum sambil menatap Leia. "Jika saya tidak salah ingat, yang Anda katakan tadi adalah sebuah bait, bukan puisi." Leia tertegun sejenak. Tim produksi dengan cepat mencari di internet untuk memeriksa bacaan Leia. Setelah memastikan bahwa itu adalah bait, bukan puisi, Leia mengepalkan tinjunya dengan frustrasi. Merasa dipermalukan oleh Matt, Leia menghela napas panjang dengan senyum masam di wajahnya. "Saya tidak bisa memikirkan yang lain. Kalian lanjutkan."
3.1K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

“Puitis amat sih, Pak.” “Dulu saya memang suka puisi. Saya suka puisi cinta dari Kahlil Gibran. Waktu SMA saya suka sama seorang wanita tapi ditolak karena gak bisa nembak. Jadi dia bilang mau pacaran sama sahabat saya saja, tapi ternyata sahabat saya itu juga gak bisa nembak. Akhirnya dia pacaran sama guru BK.” “Sedih amat kisah Bapak.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dia mengucapkan bait terakhir bukan sebagai pembaca, melainkan sebagai undangan: “Ambillah tubuh ini, wahai puisi yang tak selesai. Biarlah aku menjadi lanjutan kata-katamu.” Dan gema menjawab. Namun bukan gema biasa—ini gema yang datang dari dalam dirinya. Tubuh Jatari menjadi medium. Bayang Saram tidak merasuk seperti hantu, melainkan mengisi celah antara detak jantung dan kata yang belum ditulis. Mata Jatari mulai memantulkan simbol, dan suaranya berubah menjadi irama yang membuat burung-burung batu menangis. Dia tidak sepenuhnya hilang, tapi dia bukan lagi satu orang: dia menjadi dualisme puisi hidup, antara masa lalu dan masa kini.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status