Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Kelopak matanya meneliti beberapa bait puisi di salah satu lembar kertas buku catatannya. Puisi yang indah. Itulah yang terbersit dalam benak si wanita ketika dirinya selesai membaca karya si lelaki. Hadir kekaguman dalam binar indah tatapan matanya. "Bagus Pak puisinya," puji si wanita kemudian. "Pasti ini buat istri Bapakkan?" Si lelaki menggeleng. "Bukan," "Loh?" "Itu puisi untuk kamu. Karena saya menulisnya setelah terinspirasi dari kisah hidup kamu,"
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 495 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Maka, malam itu, sambil menahan geram dan mual karena harus menulis puisi memuji Bastian, Naira mengetik dengan emosi. “Aku ampe harus nahan mual karena baca tulisanku sendiri, sialan!” Malam itu bagaikan malam kesengsaraan untuk Naira. Besok paginya, setelah menaruh kertas berisi puisi yang dipesan Bastian, pria itu masih saja memberikan perintah gila, “Bacakan di sini, di depanku! Pakai suara yang bagus dan intonasi mendayu. Cepat!”
107.0K viewsCompletedAdded to Library 243 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

“Kalau saya bodoh. Mengapa mereka memilihku? Jelas, aku lebih baik darimu, Gamaliel!” “Hah! Apa kamu tidak tahu Musa? Dengar, ya, Musa! Jika suatu masyarakat bodoh, tentu akan melahirkan pemimpin yang bodoh pula. Dan sebaliknya, kalau mereka pintar, maka akan melahirkan pemimpin yang pintar pula seperti aku ini. Masyarakat yang pintar tentu akan memilih pemimpin yang pintar. Namun sebaliknya, masyarakat yang dongo, pasti akan memilih pemimpin yang dongo pula sepertimu. Dulu saya mengira, bahwa saya ini sama dengan mereka. Tapi akhirnya saya menyadari, bahwa saya ini berbeda dari mereka. Dan sebagai manusia yang masih mencintai masyarakatnya, saya terketuk untuk menyadarkan mereka dari buaia
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
MY SWEET(no) BRIDE

MY SWEET(no) BRIDE

Sekolah besar itu hening sebab semua murid sedang belajar. Hari ini jam pelajaran Biologi membuat Dafa harus mengajar dengan dampingan guru lain. "Anak-anak sudah mengerti dengan puisi?" Itu bu nonna yang dikenal dengan julukan penggoda. Bahkan dia terlalu gatal sampai ada guru laki-laki yang pindah karena ulahnya. "Mengerti bu,"jawab murid dengan serentak. "Baik. Jadi tugas kalian adalah membuat puisi dengan bait minimal lima." Kali ini Dafa yang menjelaskan membuat semua murid menggerutu pelan. Minimal lima dalam lima baris itu yang di maksud Dafa.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K viewsOngoingAdded to Library 447 Times as bait puisi adalah
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Setiap bait terasa begitu dalam, begitu melankolis, dan memiliki struktur bahasa yang sangat indah sekaligus asing, sesuatu yang belum pernah ia dengar di seluruh negeri ini. "Tuan Putri, ini …." Zhou Xinyi menatap Lin Ruyue dengan pandangan penuh kekaguman yang luar biasa. "Ini bukan sekadar puisi. Ini adalah mahakarya! Bagaimana mungkin seseorang bisa menulis sesuatu yang begitu menyayat hati namun indah secara bersamaan?" Lin Ruyue terkekeh dalam hati. 'Tentu saja, karena aku menyadur puisi dari penyair dunia modern.'
105.6K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Apa maksud dari pepatah, "Sekumpulan ayam panggang terbang ke selatan, dan dua bebek panggang menuju ke utara" Hal itu memenuhi tempat acara dengan suasana gembira. Saat para talenta sejati dan putra-putra pejabat yang telah mempersiapkan puisi mereka sebelumnya naik ke panggung, kualitas puisi-puisi tersebut langsung meningkat, membuat penonton takjub. Bahkan ada beberapa puisi karya cendekiawan Konfusianisme terkenal yang dibeli dengan uang, dan membacanya dapat membuat pembacanya tampak bersinar dengan cahaya ungu, sehingga membuat mereka menjadi sangat kaya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Setiap batu bata menyimpan gema dari kalimat yang baru ditulis, setiap lorong membawa jejak napas dari para tokoh yang telah berani mengubah takdir mereka sendiri. Kai duduk di lantai ruang utama, membentangkan naskah yang muncul setelah pena menulis sendiri. Lena berdiri di sisinya, membaca dalam diam. Kata-kata yang tertulis di halaman itu tidak berbentuk narasi biasa. Ia seperti puisi yang belum rampung, namun sudah punya roh. Setiap barisnya mengandung makna yang bergerak, tidak bisa dibaca dua kali dengan pemahaman yang sama.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as bait puisi adalah
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status