Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dengan Lembut

Dengan Lembut

Yoga memeluk Celine, nama perempuan itu, erat. Keduanya sudah lelah dan jika Yoga masih bersemangat pun, Celine tidak bisa mengikuti staminanya. Yoga memperhatikan Celine yang sedang mengatur napas. Bibirnya terbuka kecil dan bengkak akibat perbuatan Yoga. Dia tersenyum senang mlihat hasil kerjanya pada bibir Celine. "Kau kabur dari rumah?" tanya Yoga yang hanya dijawab anggukan oleh Celine.
7.42.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as bibir lebar
Read
+Library
Pengantin Untuk Tuan Mafioso

Pengantin Untuk Tuan Mafioso

Vinka menurut, duduk bersama mereka. “Apa yang harus kulakukan?” tanya Vinka, ragu-ragu. Bibi tersenyum hangat. Ia menyerahkan setumpuk daun kelor. “Tarik daunnya dari batang, ya, Sayang.” Vinka sempat terkejut saat meraba daun itu, belum terbiasa menyentuh benda lain selain tongkatnya atau peralatan rumah. “Tidak apa-apa, ini tidak berbahaya,” kata Bibi meyakinkan.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bibir lebar
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

“Ini buat jajan ya.” Vita memberikan amplop pada dua keponakannya. “Terima kasih, Bibi,” ucap dua bocah itu hampir berbarengan. Keduanya berjingkrak girang mendapat amplop lebaran. Lalu, mereka bergelayut pada Ibu masing-masing. “Coba sini amplopnya, biar Mama simpan,” ujar Lina pada anak perempuannya yang berusia lima tahun.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as bibir lebar
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Beberapa saat kemudian Mareeq menyadari sesuatu. “Freya menggambar apa?” Freya tidak mengangkat kepala. “Taman hiburan.” Mareeq memperhatikan kertas itu lebih dekat. Ada lingkaran besar yang mungkin dimaksudkan sebagai komidi putar. Ada garis-garis tinggi yang tampaknya roller coaster. Dan ada beberapa figur manusia kecil yang digambar dengan kepala bulat dan tangan seperti garis. Freya menunjuk satu gambar kecil. “Ini Papa.” Lalu ia menunjuk yang lain. “Ini Freya. Dan ini mama.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as bibir lebar
Read
+Library
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

protesnya terkekeh. “Ya, tidak apa-apa, Tuan. Kan nanti bisa nambah lagi,” ucap Bibi Eden seraya pergi. Kay menatap Livy. Matanya mulai nakal. “Ya! Bibi Eden benar,” bisiknya. “Ihhh lahir ini dulu baru pikir ke sana!” tunjuk Livy pada perutnya yang sudah besar. Kay yang masih menggendong Albern, tertawa lepas.
1056.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bibir lebar
Read
+Library
Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Menukar Takdir Istri Sang Adipati

"Hai ... Faif? Apa itu, Bibi?" ​"Ini adalah cara para pemenang merayakan keberhasilan di duniaku ... eh maksudku, ini teknik baru," jelas Liya sambil tertawa ringan. "Tepukkan telapak tanganmu ke telapak tangan Bibi sekuat tenaga."
1020.2K viewsCompletedAdded to Library 707 Times as bibir lebar
Read
+Library
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Makin senyum-senyum sumbringah saja Si Bibi. "Duh, jangan pake kode-kode begitu kenape Bi. Lupa ngerti Mar Si Bibi kenape?" Gelengan Marni sambil mengangkat bahu membuat Mpok Leha harus mengusut tuntas kode yang Si Bibi berikan. "Neng Leha, kayaknya ada yang lagi Kasmaran!" Bibi memastikan aman tak ada yang mendengar meski Ia berbicara sudah berbisik. "Siape?" Tentu saja Mpok Leha dan Maeni saling pandang.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as bibir lebar
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Matanya terbuka lebar, tetapi tidak seperti biasanya—tatapannya kosong, dan bibirnya bergerak-gerak seolah berbicara, namun tanpa suara. “Dewi?” panggil Gracya dengan suara lirih. Pak Suwito menghentikan dorongan ranjang. “Mbak Grace, mundur,” bisiknya cepat, sambil memegang senter lebih erat. Dewi yang berada di atas ranjang mulai bergetar, tubuhnya bergerak-gerak tidak wajar. Ia mengangkat tangannya, menunjuk ke arah Gracya, sementara dari mulutnya keluar suara aneh—campuran antara erangan dan tawa kecil.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as bibir lebar
Read
+Library
Dipaksa Jatuh Cinta

Dipaksa Jatuh Cinta

Bibir Aurel meracau abstrak meluapkan kepuasannya karena hunjaman-hunjaman batang berurat berukuran XXL milik Biyan. "Enak, Rel? Sekali-sekali kalau lagi gini, puji gue dong!" goda Biyan dengan seringai bandel nan mesum. Peluh bercucuran di sekitar wajahnya dan juga badan atletis berototnya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as bibir lebar
Read
+Library
Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

Tanganku bisa dengan mudah melingkari lebih dari setengah pinggangnya. Dengan bantuanku, Bibi berguling dan perlahan-lahan membuka kakinya. Bibi mengenakan celana stoking yoga semi transparan. Saat kedua kakinya merentang, lubang-lubang jaring pada celana itu melebar dan cukup besar untuk melihat pemandangan yang menggoda di baliknya melalui lubang jaring. Meskipun aku berusaha keras mengendalikan diri untuk tidak mengarahkan pandangan ke titik tengah split Bibi. Rasa penasaran bisa membawa malapetaka. Aku pun diam-diam meliriknya.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as bibir lebar
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status