Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bintangku

Bintangku

Seorang wanita muda, yang sekiranya berumur 24 tahun mencelingukkan kepalanya ke dalam kamar keponakan kecilnya. "Key!" panggil wanita itu, membuat kedua manik mata Kyla menatap wajahnya dengan mata yang berbinar-binar. Sebelum melihat wajah manisnya, Kyla bahkan sudah mengetahui siapa wanita itu. Tentu saja itu Bibinya. Bibi Rini. Wanita muda berusia 24 tahun yang selalu sibuk dengan pekerjaannya sampai-sampai lupa jika dirinya akan menikah 3 bulan ke depan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

"Iya, aku denger juga seperti itu." Kedatangan Binna yang dikawal oleh beberapa anggota polisi dan Polwan menarik minat para pelayat. Mereka begitu antusias melihat kehadiran Binna, bahkan banyak ibu-ibu yang dengan berani menghibah Binna sampai suaranya terdengar nyaring sekali. "Ibu." Bisma mengarahkan roda kursinya ke arah Binna. Binna tersenyum dan memeluk Bisma. Binna tidak bisa melingkarkan tangannya pada tubuh sang anak karena kedua tangannya di borgol.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

Tapi, kalo sambil sesi konsultasi asmara boleh kan? Binar : Haha kalo itu kamu salah alamat, Fady. Aku konsultan Periklanan, bukan Konsultan Asmara yaa. Binar tersenyum kecil, lalu menutup ponsel. Ada sesuatu yang bergetar halus dalam dirinya antara ragu, penasaran, dan rasa nyaman yang tiba-tiba kembali hadir. ---
832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

"Hei, Binar! Kenapa kau tidak pernah tersenyum?" "Kau pikir itu perlu?" "Tentu sa-" "Aku bukan manusia." Aksa urung melanjutkan ucapannya. Benar juga, Binar bukan manusia, dia adalah seorang Dewi, jadi tersenyum atau tidak rasanya itu tidak penting. "Hei!"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Kan aku masih dalam proses memakai alat kontrasepsi? . Aku kembali berselancar di dunia maya, mencari-cari grub yang direkomendasikan si Bino sontoloyo tadi. Katanya sih tulisan grupnya yang huruf besar semua dan dalam kurung ada officialnya. Sedangkan si Bino sendiri sudah pergi dari tadi setelah ku transfer nominal angka yang dia sebutkan. Untung nggak terlalu banyak. Jadi, walaupun nggak dibayar, aku udah ikhlas. Secara, uang itu kan juga dia pakai buat anak-anaknya.
9.6124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Temaram Hilang Binar

Temaram Hilang Binar

tangan Ali menggenggam jemari perempuan di sampingnya. Akhirnya perempuan yang disapa Binar itu sedikit demi sedikit memahami situasi ini. Nama Zahir awalnya sedikit buram, tapi Januar menjadi jembatan ingatan Binar untuk mengenali Zahir lebih dari sekadar nama. Binar melonggarkan genggamannya dan tersenyum kepada Zahir. "Iya, aku ingat," kata Binar yang kemudian mengulurkan tangan kanannya agar bisa bersalaman dengan Zahir.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

“Ada anak lelaki di daerah sini yang namanya Bani, enggak?” “Hah? Bani? Bani siapa? Arbani Yazis?” “Ish, dia mah artis.” Khanza terkekeh, sementara Adiba mencebik. Ia memang tak tahu lagi dengan cerita dan nasib pria kecil bernama Bani itu. Karena setelah kejadian Adiba tercebur, ia tak diperbolehkan ikut ke panti lagi. Hanya sesekali saat usianya sudah menginjak SMA.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Gadis Binalku!

Gadis Binalku!

“Udah gue bantuin, kok. Memang skill mereka aja yang dibawah SNI.” Bianca sang penerima judul dari Serena pun mendengus. “Iya mohon maaf aja standar gue standar motor Supra bukan Bugatti.” “Duh, cantik doang lo, Bi. Lawakannya lebih garing dari kulit kaefce.”
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Khas seorang Bia. “Idiih, so sweet banget nih suami istri,” ucap Deni—sahabatku juga—yang baru datang dari arah gerbang mendekati kami. Pemuda berkulit sawo itu sepertinya melihatku tadi sedang melepaskan helm Bia. “Suami istri!” Bia tampak membulatkan kedua matanya. Gadis berbulu mata lentik itu lantas memberikan bogeman kecil tepat di perut Deni. Si empunya perut pun meringis.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

ucap Irishena menutup pembicaraan. Binar mengelus dada setelah berhasil mengelabuhi ibunya. “Sekarang tinggal Bi Imba,” gumamnya sembari mengirimkan pesan via SMS kepada Bi Imba. Binar membunyikan lonceng di pagar rumah. Asisten rumah tangga baru mereka berjalan sempoyongan menyambutnya. “Mba Binar, ya?” tebaknya. “Iya.” Balas Binar ramah.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai bini adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status