Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalikan Anakku

Kembalikan Anakku

“Akhirnya ada pengganti bayiku yang hilang. Terima kasih ya Allah, Engkau telah mengabulkan doaku untuk menjadi ibu sungguhan.” “Apa maksud Mbak Desi, apakah dia sedang hamil?” ucapnya dalam hati merasa bingung. Di saat Salsa masih bingung dengan perasaannya tiba-tiba saja mereka sudah kembali. Tampak mobil silver memasuki halaman rumah mereka. Sadam pun bersama mereka di dalam mobil itu. Desi turun dari mobil dengan dibantu hati-hati oleh ibunya. Sedangkan Sadam membawakan banyak barang belanjaan dari belakang garasi mobil Dirga.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Baiklah kalau begitu bu. Saya masuk ke dalam kelas lagi bu.” Taro kembali masuk ke dalam kelasnya dan duduk di tempat dia biasanya sambil termenung karena kejadian ini. Aku memang berharap bisa kembali ke masa ini. Tapi kenapa bisa sekarang keinginan itu terwujud. Mungkin ini yang dinamakan keberuntungan. Aku tidak akan menyia-nyiakan waktu ini lagi. aku harus fokus untuk bisa mengubah hidup ini lagi.—batin Taro.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

Betapa tersiksanya dia. Terimakasih ya Allah, karena engkau masih mau mengembalikan Bulan kepadaku.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Gadis itu tanpa sadar mengulum bibir dengan pipi yang terasa semakin panas selepas membaca pesan pengirim. Kirimannya udah nyampe kan? Makan yang banyak, Sha. Eh, jangan deh nanti diabetes. Oiya, hari ini aku antar pulang lagi ya. Semangat kerja, Shana. Have a good day. -Saka-
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Dia yakin ingatannya pasti akan kembali jika dia pulang ke tanah air karena di sanalah semuanya berawal. Namun, sekali lagi dia harus mengalah dengan air mata Sang Ibu. Entah kapan dia bisa kembali ke tempat dia dilahirkan. Di sini Diva yakin dia tidak akan mendapatkan apa-apa, buktinya sampai sekarang ingatannya masih belum kembali. "Cup, cup, cup. Jangan nangis dong, Sayang."
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

Marsha selalu menginginkan dirinya untuk kembali pada Haris. Sometimes, we never know who we will hang with. Many people come and go from our lives. In fact, there are times when we don't have anyone by our side when we need them. The person who will really help us out of a problem is basically ourselves. If no one can help us, then we have to help ourselves. Humans always coexist but humans will not always coexist. The point is, people who are always sided by side with us will not be side by side forever.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Dia menyelipkan sebuah Flashdrive kristal kecil ke tanganku. "Apa ini?" "Rencana B," bisik Prometheus cepat. "Jika kau memilih untuk menembakkan itu sendiri... colokkan ini ke lehermu saat proses transfer. Ini adalah Backup Memory kepribadianmu. Mungkin... hanya mungkin... kau bisa kembali." "Kenapa kau membantuku?" Prometheus tersenyum, mata manusia tuanya berkaca-kaca. "Karena aku lelah menjadi satu-satunya yang ingat betapa indahnya dunia ini."
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 557 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Turn Back Time

Turn Back Time

*** “Assalamualaikum.” Tristan baru masuk ke dalam ruang tamu saat adzan magrib sudah berkumandang memanggil setiap umat untuk segera menghadap Allah SWT guna, mengadukan segala keluh kesahnya. Marrey yang memang sedari tadi berada di ruang tengah datang untuk menyambutnya, Tristan pulang tidak dengan tangan kosong, ia selalu membawa beberapa macam camilan atau kue basah dari supermarket untuk Irina walaupun pada akhirnya harus berakhir di tong sampah atau di dalam lemari es hingga menjamur. “Waalaikumsalam, tumben kamu pulangnya sedikit lebih lama, Nak? Jadi, bagaimana? Kamu sudah bertemu dokternya?” Marrey membantu Tristan untuk membawa barang bawaannya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Dia pun membalas pelukan pria yang menangis itu, membelai rambutnya untuk menenangkannya. "Ya, Kevin, aku telah kembali. Aku sangat merindukanmu." Sandra mengangkat wajah Kevin dengan lembut dan menciumnya. Setelah berhari-hari merasa cemas dan kelelahan, pria itu tidak menunjukkan perlawanan, malah membalas ciumannya dengan penuh gairah, mencari sosok gadis yang dia rindukan, dan ingin menahan gadis itu di sampingnya selamanya.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai bring me back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status