Bukan Lagi Budak Cintanya
Aku tersenyum dan melanjutkan, “Aku tiba-tiba sadar saja, memaksakan sesuatu itu nggak baik. Nathan itu mencintaimu. Jadi, nggak ada gunanya aku terus mengejarnya. Lebih baik kulepaskan, biar kalian bisa bersama.”
“Karin, semoga kalian bahagia.”
Nada bicaraku tulus, tatapanku juga tampak jujur.
Karin benar-benar bengong.
Semua kalimat manipulatif yang sudah dia siapkan di kepala jadi tak terpakai sama sekali.
Dia menatapku dengan tatapan penuh selidik dan kebingungan, seolah ingin memastikan apakah aku sedang menyindir atau tidak.
인기 회차