Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

ucap Chiu Kang sembari bersujud di hadapan gurunya. “Hah, perpisahan memang selalu menyedihkan, tapi beginilah cara dunia berjalan. Cepat atau lambat, kita harus berpisah juga. Kau harus ingat kata-kataku selama ini. Dan kau tidak boleh mengaku sebagai anak Pangeran Mahkota sampai waktu yang tepat tiba. Kau mengerti?” “Aku mengerti Guru.”
8.217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Perpisahan yang Kutandatangani

Perpisahan yang Kutandatangani

Petro goyah beberapa langkah dan tanpa sengaja menyenggol tumpukan hadiah di pojok. Itu hadiah ulang tahun Haris. Karena Petro sibuk, kotak-kotak itu belum pernah dibuka. Sebuah kotak jatuh, terbuka, lalu selembar kertas meluncur keluar. Di atasnya tertulis jelas, [Surat Pemutusan Hubungan].
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Kisah & Cinta Sagara

Kisah & Cinta Sagara

~•***•~ Kriiiing “Baik anak-anak karena bel pelajaran sudah berakhir, bukunya bisa di kumpulkan, dan hati-hati di jalan, selamat siang. Ketua kelas, tolong bawa bukunya ke ruangan saya ya,” pinta sang guru lalu meninggalkan kelasnya. “Guys, gue balik duluan ya, udah di tungguin soalnya,” pamit Jeslyne pada kedua temannya dan berjalan keluar kelas mengahmpiri Sagara yang sudah menunggu di depan kelasnya.
886 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Langit berbintang, cahaya lilin yang temaram, hidangan lezat, anggur yang nikmat, serta doa restu dari keluarga dan teman-teman, semuanya sempurna. Saat sesi lempar buket, Louisa tersenyum menatap teman-teman lajangnya yang sudah tidak sabar, lalu berbalik dan berjalan langsung ke arah pengiring pengantin, sahabat terdekatnya selama bertahun-tahun, Giselle, dan menyerahkan buket itu langsung kepadanya. "Ini untukmu." Dia mengedipkan mata, tersenyum nakal. "Jangan buru-buru. Yang terbaik selalu muncul di akhir."
15.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Di antara bunga yang cantik itu ada boneka dan juga snack kesukaan Neo dan juga Shenina. Buket bunga yang dia buat sendiri. Yang sengaja dia persiapkan untuk menandai perpindahan anak-anaknya dari playgroup menuju ke Taman Kanak-kanak. Hari ini adalah wisuda mereka, Neo dan Shenina. “Kamu sudah siap?” Lara terjaga dari keterpakuannya pada buket bunga saat mendengar tanya dari Alex. “Sudah, Alex. Kamu?”
9.9188.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Rentenir Duda Itu Suamiku

Rentenir Duda Itu Suamiku

Hakam terkejut dengan jawaban Hamun, “Siapa yang bilang begitu?” “Bu guru di sekolah,” jawab Hamun. “Temanku ada yang menangis seharian di sekolah. Dia bilang kalau Mama dan Papanya berpisah. Dan kata Bu Guru, orang tua yang berpisah itu namanya bercerai. Papa, kenapa harus pisah?” Tanyanya dengan mata memerah. Sementara itu, Hakam tercekat, tenggorokannya terasa sakit dan dia tidak tahu harus memberi penjelasan seperti apa pada Hamun.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

“Kok masih sendu sih? Katanya kemaren di sekolah udah nangis-nangisnya?” Caraka masih mengusapi air mata istrinya yang belum berhenti sejak tadi. “Sedih, Bang. Keinget lagi gimana kemaren temen-temennya Putri nangis waktu Putri pamit.” “Kalo perpisahan karena muridmu naik ke TK B, nangis juga nggak? Atau yang dari TK B lulus trus naik ke SD, nangis juga nggak?”
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

“Ibu bekerja di pasar, tidak mungkin Ibu menggendong Lala, sebab punggungnya sudah ditindih beban-beban orang,” “Ibumu kerja apa?” “Kuli gendong.” Guru itu bungkam. Ya guru yang boleh kau panggil Bu Iza itu diam beribu bahasa. Bel pulang melengking nyaring. Pelajaran ditutup. Ketua kelas memimpin doa perpisahan. ***
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

Happy Reading ***** "Terima kasih, Pak," kata Jelita sedikit terkejut melihat lelaki itu datang ke acara wisudanya. "Terima bunganya, Nduk," pinta Laksmi penuh semangat. Entahlah, melihat paras lelaki di depannya, dia merasa tak asing. Terpaksa, Jelita mengambil buket mawar merah yang diberikan si lelaki.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Baca
+Pustaka
Menikahi Guru Killer

Menikahi Guru Killer

Bahkan Bu Ella, wali kelasku, terlihat profesional tanpa memperlihatkan emosinya tentang peristiwa yang sudah berlalu. Hmm … aku yakin, foto kenangan yang nanti tercetak, akan menjadi kenangan terburuk baginya. Apalagi ini adalah terakhir kalinya aku memberikan kesempatan padanya untuk bertemu Pak Jonathan. Tepatnya dia menginterupsi waktuku, saat Pak Jonathan memberiku buket mawar yang dipadupadankan dengan babybreath yang sangat indah. “Jo, aku sudah dengar tentang pengajuan resign mu,” ucap perempuan itu dengan suara mendayunya yang khas, “apa kamu nggak mau mempertimbangkannya? Aku tahu ini adalah cita-cita kamu.”
9.818.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 687 kali sebagai buket untuk guru perpisahan
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Chocoberry pie
Sebagai wujud apresiasi dan terima kasih buat para pembaca novel Choco sehingga novel ini menjadi juara 1 small contest, maka Choco berniat buat bagi koin yang Choco dapat sepenuhnya buat kalian. YEAY!! Gimana syaratnya? Gampang aja. 1. Follow akun IG choco di Chocoberry_author. Ini wajib ya,
Diajheng
harusnya kamu ikutan beli makanan tadi vena jadi pas kamu denger rahasia dari alea kamu ngga pingsan... siapkan kuping juga hatimu lea... jangan lupa jantung mu iket dulu ngeri lompat jatuh ke perut saking kagetnya kamu......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status