Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lemon

Lemon

Hari sudah mulai sepi, ia pergi menenangkan diri di sebuah kafe mewah. “Anda mau pesan apa Tuan?” “Coffee American.” “Baik, ada tambahan?” “Tidak.” “Baik, ditunggu 15 menit pesanan tuan akan datang.” Pelayan itu pergi meninggalkan Dewa yang merasa pusing. Ia menatap keluar kafe. Mencari strategi apa yang harus ia ambil. Tren yang bagus dan bisa di terima oleh semua orang dan akan disukai oleh semua kalangan. Sampai matanya tertuju pada sosok gadis berambut pendek sebahu, berdiri sendiri dengan sebotol minuman rasa lemon.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as café waiting love
Read
+Library
White Love

White Love

Mentari mencoba untuk menghubunginya beberapa kali, tapi tidak diangkat. 'Apa mungkin suamiku sedang dalam perjalanan,' pikir Mentari di dalam hati. Wanita muda itu pun kembali menunggu di depan Cafe. Satu persatu teman satu shift nya telah pergi terlebih dahulu. Berganti dengan karyawan sip yang lain. Namun, gadis itu masih juga menunggu di depan Cafe, hingga Cakrawala perlahan berubah menjadi gelap. Baru saja hendak menghubungi ojol. Tiba-tiba sebuah mobil Fortuner berwarna putih berhenti tepat di depannya.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as café waiting love
Read
+Library
Kasih Abadi

Kasih Abadi

“Jangan ngaco lu! Si Kasih itu belum pernah pacaran.” Belum sempat Kala menjawab seorang waiters mendatangi mereka dan membawa minuman pesanan Kasih. waiters itu membawa satu matcha, tiga latte dan dua americano. “Siapa yang pesen nih?” tanya Sedia. “Gue yang pesen.” “Tumben-tumbenan.” “Buru diminum atau gue suruh bayar lu.”
106.3K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as café waiting love
Read
+Library
Game of Love

Game of Love

Bibirnya di tekan menipis menahan amarah dan mengibaskan tangan di udara, menolak di layani oleh Summer. Tak lama kemudian, Caigo selaku manajer di kedai kopi itu, datang dan membungkuk hormat. Kemudian kedua orang itu mengobrol sesuatu hal dan menunjuk ke arah Bella berbarengan. Damn! Sebenarnya apa yang sedang mereka berdua bicarakan tentang Bella?
102.4K viewsOn holdAdded to Library 71 Times as café waiting love
Read
+Library
Secangkir Cinta

Secangkir Cinta

Selama itu pula, rasa cinta Irene pada David tak pernah pudar. Kaki yang dibalut highells hitam itu berjalan dengan gembira. Irene segera menghentikan taxi, lalu duduk di dalam taxi dengan mata berbinar. Hari ini ia dan David berencana menghabiskan waktu makan malam berdua di sebuah cafe bernama "Love Latte". Kopi disana sangat enak menurut David. 10 menit kemudian, taxi yang membawa Irene telah sampai didepan cafe tersebut. Mata Irene celingak celinguk mencari keberadaan kekasih hatinya. Tapi Nihil. Tak ada David disana. Mungkin kekasihnya itu sedang dalam perjalanan atau terkendala macet. Irene memilih tempat duduk di baris sebelah kanan, didekat jendela yang mengarah ke jalanan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as café waiting love
Read
+Library
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

Seorang wanita berambut panjang bergelombang telah berdandan cantik, menunggu sang kekasih di kafe yang telah menjadi favorit mereka. Senyum itu tidak pernah surut dari bibir yang telah dipoles lipstik, dengan hati yang berdebar tak menentu, pandangannya terus menatap ke arah pintu masuk kafe, berharap sang kekasih segera datang.
1028.2K viewsCompletedAdded to Library 619 Times as café waiting love
Read
+Library
Benih Terlarang Bos Brondongku

Benih Terlarang Bos Brondongku

“Selamat pagi, Pak. Mau pesan apa?” “Espresso,” jawab Devan singkat. Tak ada pertanyaan. Tak ada rasa curiga. Devan sama sekali tidak tahu, bahkan tidak membayangkan, bahwa cafe kecil itu dimiliki oleh Cleo. Sambil menunggu pesanannya, Devan menyandarkan tubuh ke kursi, menatap keluar jendela. Pikirannya berkelana, penuh oleh rasa hampa yang tak juga pergi meski waktu telah bertahun-tahun berlalu.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as café waiting love
Read
+Library
Me After You

Me After You

“Nah sambil menunggu ponselmu dan juga anakmu, bagaimana kalau kita ke Kafe sekarang?” Setelah Belinda mengangguk setuju, mereka pun jalan beriringan ke arah kafe dan telah berdiri di depan counternbya untuk memesan minuman mereka, “Kamu dulu." Victorino mempersilahkan Belinda untuk menyebutkan pesanannya terlebih dahulu, “Café au Lait, jangan lupa tambahkan susu hangat ke dalamnya.” “Baik dan anda Tuan?” tanya Baristanya pada Victorino.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as café waiting love
Read
+Library
Another Love

Another Love

“Pagi juga, Cantik. Saya belum sarapan, kalau tidak keberatan, tolong pesankan untuk satu untukku.” “Baiklah. Seperti biasanya, bukan?” “Oke, seperti biasanya. Tolong juga secangkir kopi pahitnya.” Ganang menatap hangat pada Sherly. “Baiklah. Saya pesankan, setelah itu akan diantarkan kemari,” ucap Sherly lagi. Senyum manisnya.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as café waiting love
Read
+Library
Silent love

Silent love

kesal Rini karena di cuekin sama Letta Letta berjalan sambil tertawa melihat raut wajah Rini. Usai selesai kerja, Letta pulang dan menunggu di halte biasa. Sambil menunggu bus datang Letta duduk di Kursi sambil mendengarkan musik "Letta!.. "teriak seseorang dari dalam mobil Karena suara musik begitu keras Letta tak mendengar kalau namanya di panggil. Lelaki itu pun keluar dan menghampiri Letta "letta... "sapa pria itu hangat sambil menepuk pelan pundak Letta
103.6K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as café waiting love
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status