I Got You
balas Raymond tidak merespon kalimat Regina.
"Nanti."
"Kamu sudah mengatakan nanti lebih dari sepuluh kali, sadar?"
Diam, Regina menghentikan kegiatan mengupas buah, ia coba mengingat dan menghitung, benarkah sebanyak itu?
"Sini, Re." Raymond kembali meminta, sayang Regina tak secepat itu merespon. "I miss you so much ..., Sayang."
Deg.
Hingga kalimat bernada lembut langsung menarik kepala Regina dari menunduk menjadi mendunga, menatap ke arah Raymond yang memasang pancaran lebih lembut lagi dari nada bicaranya.