Godaan Memikat Abang Ipar
Tidak pula kepikiran di kepala otaknya untuk berpura-pura berhenti di depan rumah orang lain saja dan mengaku sebagai rumahnya.
‘Kamu nggak sampai tergoda sama dia, kan, Ra? Secara dia tampan, mapan dan jantan banget.’ tanya Cantika lagi.
Membaca kata tergoda dalam chat yang dikirim Cantika, ingatan Nara refleks terlempar pada kejadian mengesalkan tadi di mobil Kaisar. Saat pria gila itu melumat bibirnya seolah bibir tipis miliknya adalah permen cuwi yang kenyal dan manis. Bodohnya, Nara sendiri tak kuasa mengelak ciuman itu.