Mendadak Jadi Istri Dosen
Aku tahu itu.
“I-itu, tadi, maaf,” ucapnya dengan nada agak terbata. Dia tidak mau menatapku.
“Ah, iya, maaf juga,” gumamku lirih
Ini tidak lebaran, tapi rasanya kami perlu minta maaf untuk semuanya. Anggap semua itu kecelakaan dan lupakan. Namun, bagaimana bisa kulupakaan kalau itu ciuman pertamaku? Baru pertama kali aku merasakannya. Jika mengingatnya, pasti aku merasa berdebar lagi. Kalau tujuannya mau menyiksaku, kurasa dia berhasil. Setelah ini aku akan menderita untuk bersusah payah melupakan kejadian tadi.
Bab Populer