Cinta Yang Salah
jawabku.
"Kamu tau, Ini malam apa?"
Aku menggeleng, tanda tak mengerti. Jelas-jelas ini hari Selasa malam Rabu. Mas Arkan tersenyum manis.
"Sayang, ini adalah, malam pengantin untuk kita," ujar Mas Arkan dengan suara serak dan penuh hasrat.
"Ehm ...." Aku terkekeh mendengar ucapannya, sambil mencubit bahunya.