Di Atas Ranjang Sepupu
Ia menunjuk ke tepi ranjang, nada suaranya lembut tapi tegas.
Ghea menurut, menunduk tanpa berani menatap.
Suasana kamar terasa hening—hanya suara hujan yang jatuh di luar jendela.
“Mas tau kamu marah,” ucap Juna akhirnya, suaranya rendah, serak.
“Tapi Mas nggak bisa pura-pura nggak punya perasaan lagi, Ghe.”
Ghea menatapnya perlahan. “Perasaan?” bisiknya.