Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

"Aku akan membebaskanmu dari pintu belakang Yasmine, dan kita akan melewati pagar di samping kolam untuk keluar dari rumah ini, tapi tolong kamu bantu aku, tempelkan kunci pintu itu di kertas ini lalu gambarkan pola dari kunci itu, aku akan membuat duplikat kunci tersebut Yasmine." "Baik Adrian." Yasmine lalu mengambil kunci tersebut dan tampak sibuk menjiplak pola kunci ke sebuah kertas. "Sudah Adrian." "Yasmine, saat kondisi rumah ini sudah gelap, tolong kau tutupi seluruh CCTV di rumah ini dengan kain agar mereka tak tahu kepergian kita." "Itu hal mudah." "Bagus, satu lagi Yasmine." "Apa?" "Lihat ini." kata Adrian sambil tersenyum, sambil memberikan bungkusan kertas yang isinya berupa bub
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Dengan kepala tertunduk, dia dengan lembut memutar-mutar gelasnya. Jubah malam biru laut yang dia kenakan memamerkan wajahnya yang terpahat dengan sempurna. Matanya menunduk, dan jari-jarinya yang panjang mengetuk-ngetuk sisi gelas anggur. Itu adalah pemandangan yang bisa memabukkan wanita mana pun. Melihat putranya dalam terang ini, Qin Yumin merasakan ketidakakraban yang aneh. “Saya mendengar tentang pertemuan hari ini. Anda menolak Rencana Greenfield Manor?”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

ucapnya, seolah tak percaya. “Jika kau masih tidak percaya, aku akan menunjukkan buktinya padamu.” Zhu Xiehun mengeluarkan artefak legendaris berupa cermin dari cincin penyimpanannya. “Ini adalah Cermin Bayangan Takdir,” jelasnya seraya menunjukkan sebuah cermin raksasa dengan bingkai berwarna keemasan. Cermin itu mengambang di udara. “Ini adalah artefak legendaris yang mampu memperlihatkan takdir yang telah terjadi dengan memanfaatkan bayangan orang yang terlibat dalam takdir itu.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

Cermin obsidian di temukan di Anatolia - Turki berusia 6000 SM. Sedangkan itu, Amerika Tengah dan di Amerika Selatan di temukan pada 2000 SM! Cermin dari tembaga mengkilap di buat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba sekitar 3000 SM! Pada 2000 SM, di China cermin dibuat dari perunggu pertama! Dan cermin di lapisi logam, di ciptakan di Sidon - Lebanon pada abad pertama Masehi!'
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Cermin Giok Naga, setinggi dada manusia, dengan bingkai hitam kehijauan yang tampak baru dipoles. Ada ukiran naga melingkar di sekelilingnya, dua kepala naga, satu menghadap ke atas dan satu ke bawah, seolah beradu. Permukaan cerminnya tampak jernih, tanpa retakan, tapi ketika cahaya lampu menembus, warna kehijauan samar berkilau seperti sisik hidup. Raina menggenggam tangan Adrian erat. “Kau yakin mau melihatnya dari dekat?”
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai cermin diri
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Cermin itu kini berada di dalam istana, disimpan sebagai artefak penting karena diyakini sebagai kunci portal waktu. "Cermin ini bukan hanya alat untuk melintasi waktu," katanya dengan nada yang dalam. "Ini adalah jembatan antara dunia manusia dan dunia gaib. Kau adalah reinkarnasi Raden Suryakanta, dan Dyah adalah penjaga keseimbangan dua dunia. Jika kau ingin menyelamatkannya, kau harus membangkitkan kekuatan spiritualmu yang sebenarnya."
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

Keesokan harinya, suasana di istana Negeri Assassin terasa lebih tegang. Ruang utama, tempat Cermin Kebenaran akan digunakan, telah dipersiapkan dengan teliti. Cermin itu, yang terbuat dari kristal hitam legam, diletakkan di atas altar batu yang dikelilingi lilin-lilin berwarna merah gelap. Cahaya lilin memantul pada permukaan cermin, menciptakan kilauan misterius yang membuat suasana semakin dramatis.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

ucap Lala mengeluarkan cermin lalu mengetuknya tiga kali. Semilir angin dingin menghembus, cermin berdecit dan sosok menyeramkan perlahan keluar dari sana, itu Merre dalam mode seramnya. "Perintah apa, Nona?" "Kendalikan dulu rupa jelekmu itu! Ck, jelek sekali, hahaha!" tawa Lala pecah, bukannya takut malah menertawakan rupa seram Merre. Sudah biasa!
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Cincin Pemikat Jodoh

Cincin Pemikat Jodoh

Gami berdiri di depan cermin besar dan kinclong. Cermin itu memperlihatkan pantulan diri seutuhnya, mulai dari ujung kaki sampai kepala. Melalui cermin itu, Gami memandangi cincin permata hitam yang dipungutnya sekitar dua setengah minggu yang lalu. Cincin milik salah satu pengantin yang tewas dalam kecelakaan beruntun.
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status