Antara Hati dan Janji
“Meski dia seceria itu, dia tak banyak menceritakan kisah masa kecilnya. Tentu teman-temannya di sini semua tahu karena mereka besar bersama Agnia. Tapi mendengar ceritamu, sepertinya kalian lebih dekat dari teman kebanyakan. Meski baru kenal, kadang kedekatan itu tercipta dari ikatan emosi.”
“Iya, kami saling bertukar cerita.”
“Bagus. Aku senang Agnia menemukan teman seperti Saka.” Kakek terdiam sejenak.
“Sampai mana ceritanya tadi ya?” Keningnya berkerut, mirip Agnia kalau sedang mengingat atau berpikir.
“Sampai Agnia akhirnya berhubungan dengan orang tuanya, Kek,” jawabku.
الفصول الرائجة