Pelakor Itu Ternyata Bawahanku
Aku duduk berhadapan dengan ibu di kursi meja makan, dan bersiap untuk menyimak.
"Dari pertama masuk sekolah di sana, Juna cerita ada beberapa anak yang gak suka padanya. Dia sering diejek dan jadi bahan olokan. Juna sadar dia sekolah di sana karena beasiswa, makanya Juna hanya bisa diam tiap kali teman-temannya membully. Namun, saat salah satu dari mereka menghina almarhum bapaknya yang cuma supir angkot, Juna mulai melawan, hingga sempat berkelahi. Juna babak belur karena dikeroyok. Di saat itulah Hanum datang menyelamatkan Juna, dan membawa Juna ke rumah sakit. Kalau tidak ada Hanum, mungkin keadaan Juna semakin parah." Ibu menjeda cerita dan aku tak berkeinginan untuk menyela. Aku masih