Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Hati Mulai Lelah

Ketika Hati Mulai Lelah

kata Nada dengan suara yang dibuat merajuk dan manja. "Tidak ada yang mengacuhkanmu. Kamu tadi sibuk keliling, karena aku lapar, aku pun mencari makan," kilah Farel. Ia merasakan betapa melelahkannya memberi pengertian pada Nada. "Bener? Nggak bohong?" "Iya, bener," jawab Farel. Nada pun mendekatkan wajahnya ke wajah Farel dan tidak membuang kesempatan, segera ia mencium pipi Farel.
14.8K viewsCompletedAdded to Library 516 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Seolah hubungan mereka kembali membeku, seperti tahun-tahun yang hilang. Nayla berdiri di balkon rumah asrama perempuan sambil menatap langit malam. Di tangannya, ia menggenggam buku catatannya—lembar-lembar puisi yang tak pernah ia terbitkan. Salah satu halaman bertuliskan: “Ada rasa yang tumbuh, tapi tak sempat diberi nama. Karena saat itu aku terlalu sibuk menyembuhkan luka…”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Tiba – tiba ada Nada yang juga keluar baru selesai shalat. ”Kamu sampai malam belum pulang Nada?” Adam bertanya penasaran saat Nada memakai sandalnya. ”Belum Pak, ini mau pulang. Saya ingin belajar banyak hal untuk menambah wawasan saya sehingga tadi saya memeriksa hal – hal apa saja yang harus dikembangkan di mall dan segala persediaannya,” wajah Nada menatap Adam sejenak dan dia sudah siap lagi dengan mengambil tasnya yang ditaruh di keramik luar masjid.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

Dan tentang seseorang… yang tidak mungkin ia miliki. -- Nadia membuka mata perlahan, menatap langit-langit kamar dengan pandangan yang tidak lagi kosong, seolah ia sedang berusaha menemukan sesuatu yang tidak benar-benar ada di sana. “Harusnya aku tidak mengharapkanmu…” bisiknya lagi, kali ini lebih pelan. Namun suaranya sendiri terdengar rapuh. Beberapa saat kemudian, ia berhenti karena sudah mencapai puncaknya.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Pemuas Nafsu Tuan Muda

Pemuas Nafsu Tuan Muda

Rambutnya dikuncir, wajahnya masih lelah tapi jauh lebih tenang. Jeffan duduk di depannya, menyeruput kopi hangat. Mereka baru saja bicara ringan—tentang kuliah, tentang hobi Nada yang diam-diam suka menulis puisi, dan semua yang berhubungan dengan gadis itu. Dan Jeffan mendengarkannya dengan penuh perhatian. “Aku nggak nyangka kamu suka puisi,” katanya, tersenyum. Nada tersipu. “Jarang aku kasih lihat ke orang…”
7.3544.9K viewsCompletedAdded to Library 14.7K Times as contoh nada dalam puisi
Show Reviews (40)
Read
+Library
prigi store
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Benang Merah Rigel dan Nada

Benang Merah Rigel dan Nada

Seluruh keceriannya sudah direnggut oleh ucapan dan perbuatan menyakitkan yang ia terima sebagai hukuman dari perilakunya. Nada berdiri di balkon kamarnya sambil memandang indahnya gemerlap bintang yang ada di langit. “Memang benar, kau hanya akan terlihat saat bersinar terang. Saat cahayamu mulai redup satu persatu orang yang mengenalmu juga akan pergi,” ucap Nada sembari menunjuk satu bintang yang paling terang di langit malam tersebut. ***
2.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

POV Nada Aku memandangi gerbang kampus UNS dengan antusias. Yes. Akhirnya aku kuliah disini. Namaku Nada Nur Maulida, 18 tahun. Asalku Bumiayu, kedua orangtuaku pengasuh pondok Al-Falah Bumiayu. Aku anak bungsu dari tiga bersaudara. Kedua kakakku perempuan semua dan yang sulung baru saja menikah. Aku memiliki sifat canggung dan pemalu sekali. Namun jika bersama orang-orang terdekatku, aku bisa menjadi sosok yang cerewet dan manja sekali termasuk kepada kakak sepupu sekaligus sepersusuanku ini. Mas Azzam namanya atau dikenal dengan gus singa garang. Begitulah julukan masku kalau di Al-Hikam. Hihihi.
9.9124.8K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Ada yang bernyanyi sambil berpelukan, ada juga yang berdiri di atas kursi, membiarkan lagu pop menggema ke seluruh penjuru rumah: "Di dunia mimpi, kita berdiri tinggi, Harapan dan cita, takkan pernah pergi. Langkah demi langkah, kita terus cari arah, Di bawah mentari, walau badai menerpa..." Nadira duduk santai di kursi utama. Sepiring kecil kuaci ada di pangkuannya, jemarinya sibuk mengupas satu per satu sambil sesekali melempar senyum pada pemandangan liar di sekitarnya. Ia tampak tenang di tengah keramaian, seperti mata badai yang diam namun tahu segalanya.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 641 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya Akhirnya kami menuliskan lagi puisi pada sebuah tembok yang belum tertulisi, atau tiada gambar di sana. Mei tidak bertanya soal arti, atau maksud mungkin, yang tertuang dalam puisiku tadi. Jika bertanya, aku akan menjelaskan kepadanya bahwa, “Aku juga tidak tahu!”
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as contoh nada dalam puisi
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status