Pengkhianatan di Balik Boneka Kelinci
Sahabatku, Yuna Jiswara, punya gantungan boneka kelinci abu-abu.
Dalam setahun, dia bisa berganti tas lebih dari sepuluh kali. Namun, gantungan boneka kelinci itu tetap dipakainya sejak masa kuliah hingga sekarang.
Aku pernah menertawakannya karena menganggapnya terlalu sentimental. Sambil mengelus telinga kelinci itu, dia berkata, "Ini pemberian orang penting. Aku nggak tega menggantinya."
Dia juga senang membuatkan pakaian untuk kelinci itu.
Mulai dari setelan wanita kantoran, gaun Lolita, hingga seragam perawat seukuran telapak tangan.
Aku sering menggodanya karena idenya macam-macam. Dia hanya tersenyum penuh arti.
"Ganti pakaian, ganti suasana."
Hingga tepat di hari ulang tahun pernikah