Tarif Cinta Sang Pria Perkasa
Aarick memberi sedikit perhatian dengan mencondongkan tubuhnya, hingga tubuh mereka kembali berdekatan.
"Tentu saja sakit, punyamu itu sangat besar, panjang dan berurat, mirip king cobra saat on fire, kamu juga sangat perkasa saat melakukannya tadi sampai badanku remuk redam dibuatnya," katanya sambil terkekeh pelan.
"Oh ... begitu, ya?" Aarick cukup berbangga diri, tapi masih malu untuk mengakuinya.
Dia mengusap tengkuknya dengan wajah bersemu merah, ternyata kehebatannya di ranjang telah diakui oleh dua wanita cantik sekaligus. Ini termasuk modal besar untuk Aarick.
ตอนยอดนิยม