Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duka Cita

Duka Cita

Melupakan masa lalu, dan menyambut masa depan yang lebih baik lagi. Arya memegang dadanya sendiri. “Lebih deg-degan ketemu istriku.” “Lebay!” hardik Cita lalu tertawa dan memutar kursi rodanya, ketika Arya mulai membuka celana jeansnya. Ia menghampiri dinding kaca, yang menampilkan pemandangan malam teluk Marina dengan kerlip lampu-lampu kapal yang tampak indah. “Oia, mas Nando lagi ada di Singapur juga, besok katanya mau ke sini.”
9.839.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

Namun, hatinya serasa menari-nari walau di sisi lain, pikirannya mencoba menolak. Cyra sudah berada dalam dekapannya, ia menggoyang-goyang tubuh gadis kecil itu, menepuk halus punggungnya sambil sesekali mengusap kepalanya. Ia melantunkan sebuah nada tanpa nyanyian, nada lagu yang berasal dari negara bagian Amerika Serikat, Louisiana. Tangisannya perlahan mereda. Namun, isaknya masih terdengar. Rain hanya mendelik dan menyilangkan kedua lengan ketika melihat Sea menenangkan putrinya.
9.714.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Danu memijat pelipisnya, tidak mengerti lagi dengan pikiran Dara. "Memangnya kenapa? Aku tidak membutuhkan ART kok, selama ini juga aku mengerjakan tugas rumah sendirian, dan kamu juga sudah setuju soal itu. Kenapa sekarang, kamu malah membesar-besarkan hal seperti ini?" balas Dara, dengan nada sedikit naik. Danu mengusap wajahnya dengan kasar, "Bukan itu Dara. Masalahnya, adalah kandungan--"
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

sahut Dava seraya mengibaskan sebelah tangannya tak acuh. "Kami kesini hanya ingin mengingatkan kalian agar tidak lupa bahwa masih ada acara selanjutnya sebelum nananina bobok." ucap Dava yang sukses membuat wajah Davira terasa panas dengan semburat merah yang langsung muncul menghiasi wajahnya. Airaa memukul pelan bahu suaminya itu, "ngomong apa sih Dav?" protesnya terkekeh geli mendengar kata 'nananina bobok'
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Selepas dari kegiatan mengunjungi anak-anak di panti asuhan siang ini, Krystal meminta Art berbelok ke suatu arah di mana ada hamparan Danau Biru menguasai sebuah wilayah di timur Arvis. “Kenapa tiba-tiba ingin ke sini?” tanya Art, ingin tahu. Dia menurunkan tubuh, ikut duduk seperti Krystal di bawah pohon tepian danau.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Diuber Janda

Diuber Janda

Hai pujaan hati apa kabarmu Kuharap kau baik-baik saja Pujaan hati andai kau tahu Kusangat mencintai dirimu Hei pujaan hati setiap malam Berdoa kepada Sang Tuhan Berharap cintaku jadi kenyataan Agar kutenang meniti kehidupan Hei pujaan hati pujaan hati Pujaan hati pujaan hati Hei pujaan hati hei pujaan hati (Andika Kangen Band- Pujaan Hati)
10119.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
SUKSES USAI DIJANDAKAN SUAMI

SUKSES USAI DIJANDAKAN SUAMI

Lima menit memejamkan mata, terdengar ART mengetuk pintu kamar Dania dengan kencang. Tok... Tok... "Bu..." "Bu Dania..." "Iya...? Siapa?" Dania mengucek kedua matanya yang terlihat memerah. "Ini saya, Bu." Dania mengenali suara ART yang bekerja di rumahnya. Ia bergegas berjalan untuk membukakan kunci pintu kamarnya. "Iya, kenapa, Bi? Ini sudah malam, lho." "Hmm, itu, Bu. Di depan ada yang mencari Ibu. Sebelumnya saya belum pernah melihat orangnya, jadi saya suruh tunggu di luar," ucap Sarti dengan menundukkan pandangannya.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Ada aura kebebasan yang memancar dari pria itu, seperti angin sejuk yang tiba-tiba berhembus di ruangan ber-AC yang dingin. Ia adalah Bima Samudra, seorang seniman muda yang karyanya mulai naik daun, dan malam ini, salah satu lukisannya menjadi bagian dari lelang amal. Raina tahu namanya dari poster-poster pameran seni yang sering ia lihat di media sosial. Ia selalu mengagumi gaya Bima yang ekspresif dan penuh jiwa.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Duda Incaran Shana

Duda Incaran Shana

Ndaru bertanya pada Putri. "Karena Papa menawarkan kerja sama yang bagus?" Guna mencoba menebak. Ndaru menggeleng dengan senyuman tipis. "Pak Darma nggak butuh itu. Pak Darma juga pengusaha sukses." "Lalu?" "Pak Darma juga punya saham di Artana Bara Group." Ndaru mengatakannya langsung tanpa aba-aba. "Bagaimana bisa?" Guna terkejut dan bergegas membuka email yang Gilang kirim. Dia membacanya dengan seksama.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

Raga Arsen Vallario Ga lo baik-baik aja kan? Gagaga Gaa dimanaa Raga gue kabur ni Raga pulang Ga pulang dong gue takut Sendiri Raga Tau ah Raga gue sebel Sama lo! Sudah banyak Pesan yang Dania kirimkan namun tak ada satupun yang Raga baca, Dania juga sudah berusaha menghubungi Raga tapi tidak diangkat sungguh Dania sangat khawatir lalu ia berinisiatif untuk menghubungi teman-temannya Raga, namun Sama tidak ada satupun yang mengangkat telpon nya Dan hanya tersisa satu yaitu Bima.
9.54.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai danu arta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status