Terlena Kenikmatan Suami Baru
Dasar perempuan!
"Jangan merasa bersalah, Nyonya, si Pithecanthropus Erectus itu memang pantas dihina. Dia hanya anjing jalanan yang kau pungut dan rawat, tetapi dia berani menggonggong dan menggigitmu. Jadi sudah sewajarnya kau merendahkannya, karena dia memang rendah." ucap Seven dengan nada datar, membereskan tablet dan wadah bedak–yang ada di lantai. Kemudian dia membawa Aeza ke ranjang.
"Tapi itu berdosa, Seven. Kita tidak boleh meng-menghina ciptaan Tuhan. Lagian, cinta itu harus tulus …-"