Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Nomor pengirimnya tidak tersimpan di kontak mana pun, deretan angka asing yang tidak dia kenali sama sekali. Nindy membuka pesan itu, matanya menyapu isinya yang cuma terdiri dari tiga kata, tanpa satu pun tanda baca di belakangnya. ‘jangan temui dia!’ Pesan tiga kata itu sudah dikirim ke Hendra sejak subuh, sebelum Malik sempat menyelesaikan kopi paginya, sebelum Nindy sempat mengganti baju untuk kontrol pagi ini. Balasan baru masuk sewaktu mereka berdua berdiri di dalam lift rumah sakit, pintu baja itu masih menutup rapat, angka lantai berganti perlahan di atas kepala mereka.
1049.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Do'a Disepertiga Malam

Do'a Disepertiga Malam

Ddrrrttt Telepon berbunyi dari saku celana Arka saat mereka menikmati makannya. "Assalamu'alaikum dokter, darurat dokter.... Ruang 36 ditunggu!!!!" Seorang suster menelponnya dengan ketakutan. "Wa'alaikumussalam, baik segera kesana" arka pun menutup teleponnya ia tak lupa pamit kepada Aisyah lalu berlari menuju ruangan tersebut. Aisyah tersenyum dan menatap Arka dari jauh, ia sangat kagum kepadanya. Diwaktu istirahat pun Arka masih selalu membantu pasiennya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Kepala gubenur tidak hadir karena ada urusan yang harus diselesaikan secara mendadak. Detik yang sangat menegangkan terjadi di antara penonton. Mereka ikut deg-degan sama seperti yang aku rasakan menantikan pengumuman lomba. Kuremas ujung hijabku agar mengurangi rasa tegang yang bergelanyut dalam dadaku. Ustaz Rahman meremas jemari tanganku yang terasa dingin seperti es. Seakan tahu akan ketegangan yang aku rasakan, ia menenangkanku sembari tersenyum kearahku.
9.4121.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Suara denting notifikasi yang saling bersahutan memenuhi kesunyian ruang apartemen tersebut dengan frekuensi yang sangat mengganggu indra pendengaran. "Kok, banyak banget notifnya, padahal baru sebentar mati," ujar Arini dengan dahi yang berkerut dalam karena merasa heran. Ia mengabaikan ratusan pesan chat yang masuk dan justru tertarik pada notifikasi dari aplikasi sosial media miliknya.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Suara pukulan bedug mulai terdengar, menandakan kalau adzan dzuhur sudah datang. Ezra yang istirahatnya sudah berpindah tempat ke warung dan tadi mulai pembicaraan dengan penjualnya langsung menutup mulutnya rapat-rapat ketika suara adzan mulai berkumandang. Kata Emin, kalau adzan sedang berkumandang, kita dilarang untuk berbicara, makan, tidur dan melakukan aktifitas yang lainnya. Ceu Itoh juga pernah menegur Ezra karena sedang adzan tapi Ezra malah asik mendengarkan musik menggunakan headphone-nya.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
CALON TUNANGAN (PALSU)

CALON TUNANGAN (PALSU)

"Astaga ... Maaf ya Ta. Gue kayaknya lupa." "Elo kenapa sih, Ra! Serius deh, gue yakin banget, elo lagi ada masalah gede! Sampai gue ngomong aja elo nggak konsen dan nggak inget gini." "Maaf ..." Azzura tidak bisa mengelak dari ucapan Donita. "Udah sekarang elo pokoknya cepet ke sini! Ngapain juga sih pake acara ke taman segala! Tumben banget." Donita kembali mengomel.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Aku Lelah Denganmu, Mas!

Aku Lelah Denganmu, Mas!

Ting nung Suara bel dari pintu Appartmen Laila. Gegas Laila membuka dan terkejut Doni datang ke apartemennya sore ini. "Pak Doni, ada yang perlu saya bantu, sampai malam begini datang ke apartemen saya?" Laila terkejut ketika mendapati bosnya bertamu di sore hari tanpa memberitahu terlebih dahulu.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

Hendra menatap Andin tajam–memberi kode agar wanita tersebut menjaga ucapan. Bagaimana bisa mereka mendapatkan restu kalau sikap Andin sembarangan begitu? “Ah, karena ini udah siang juga, kayaknya nggak keburu kalau masak. Beli di depan aja gimana?” Andin mengalihkan pembicaraan karena bingung harus menjelaskan bagaimana. Dia hanya berharap Bu Lastri dan Naya tidak mendengar ucapan tadi. Usahanya untuk mendapatkan restu masih baru dimulai, jangan sampai gagal sebelum keinginannya terwujud.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

("Bukannya kamu lagi sakit?" ("Aku akan semakin sakit kalau tidak melakukan apapun.") ("Tapi nanti kamu pasti gak nyaman. Orang-orang nanti kenal kamu. Bagaimana kalau lain kali aja? Kita cari tempat yang agak sepi dari keramaian.") Menjelaskan cukup panjang agar Adisty tidak tersinggung. ("Apa ini acara penting?") ("Maksudmu?")
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Betty da Jogja

Betty da Jogja

Ia paham apa yang dikhawatirkan D**o. “Ok. Kalau sudah tidak ada yang perlu disampaikan lagi, kamu boleh meninggalkan ruangan.” “Iya Pak. Sekali lagi maaf telah mengganggu istirahat Bapak.” “Santai saja. Aku tidak terganggu kok.”
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai do not disturb artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status