Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

sapa Joe, salah satu tangan kanan Jayden yang ditugaskan untuk bertanggungjawab terhadap anggota keluarga baru klan Lee. Alula, membuka mata lebar dan menatap ke arah seorang pria dengan setelan formal yang melangkah ke arahnya. Seketika, tubuhnya gemetar hebat saat melihat seorang pria asing mendekatinya. Trauma akan pemerkosaan yang dialami, membuat Alula dikuasai ketakutan dan panik. Tubuhnya dibasahi peluh, mulai dari kepala sampai ke ujung kaki.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Bayangan kehancuran masa depan benar-benar sedang mengunci lehernya di bawah kuasa sang dosen iblis. "Tolong... siapa aja... tolongin aku..." batin Sarah meronta-ronta di balik matanya yang terpejam erat menanti kehinaan yang akan segera menimpanya. Tepat di saat jemari kasar Handoko hampir berhasil membuka satu kancing baju Sarah, suara dentuman keras terdengar dari arah pintu ruangan.
10.4K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Hadiah dari Kerajaan Eldoria Utusan pertama yang datang adalah dari Kerajaan Eldoria, salah satu kerajaan tetangga yang paling kuat dan makmur. Mereka dikenal akan seni dan keahlian kerajinan tangan yang luar biasa. Utusan tersebut, seorang pria berusia lanjut dengan jubah keemasan yang disulam dengan benang perak, membungkuk hormat sebelum berbicara.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Pesona Sang Simpanan

Pesona Sang Simpanan

Dada bidangnya, menunjukkan kehangatan bagi siapapun yang jatuh dalam dekapannya. Lengan kokohnya menjanjikan berjuta kekuatan untuk wanita manapun yang takluk di bawah kendali permainan nya. Langkah lebarnya, menawarkan kepastian langkah hidup bagi siapapun yang bersedia menjadi pendampingnya. Sayang seribu sayang....... Seorang Akmal Sanjaya tak akan pernah puas meski harus mengorbankan hati wanita lain diluar sana selain istrinya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Menikahi Sang Pendendam

Menikahi Sang Pendendam

Hugo tertawa, “Waktu begitu cepat berlalu, Celine. Lola mudah sekali merebut hati orang ya.” “Termasuk hatiku, Pah.” “Boleh Papah tanya apa hubunganmu dengan Eldar Kusuma? Santer aku mendengar desas-desus Barra dan Eldar saling baku hantam karena dirimu.” Celine dengan refleks memegang lehernya, masih ada sisa-sisa lebam akibat cekikan Eldar terhadapnya saat malam dana. “Tidak perlu khawatir, Pah. Barra sudah menyelesaikan semuanya.”
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
DOSA TERMANIS - MENCINTAI MILIK IBU

DOSA TERMANIS - MENCINTAI MILIK IBU

“Kondisinya drop setelah prosedur donor. Tekanan darah tidak stabil. Kami sedang tangani. Silakan tunggu kabar selanjutnya, Nyonya!" Maria menoleh ke Marco, lalu ke Kael. “Di mana Elara? Kenapa dia gak di sini?!” Marco terdiam dengan wajah gelisah. Kael juga tidak langsung menjawab. Maria semakin panik. “Jawab! Di mana Elara?!” Marco akhirnya menghela napas. “Elara sudah pergi. Dia bilang akan menjauh setelah Alessandro donor. Ponselnya gak aktif.”
386 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Sinta merasakan kegelapan mulai mengepung dirinya, namun tetap saja ia bertekad untuk kembali ke dunianya. Di hutan Lambusango, Wa Ode Marinu mulai menyanyikan lagu doa kuno, suaranya lembut namun penuh kekuatan. La Ode Harimau mengikuti, suara baritonnya menggema di antara pepohonan. Asap dupa semakin tebal, membentuk pola-pola yang semakin jelas. Jun Ho, yang masih duduk di depan monitor, tiba-tiba melihat sesuatu yang membuat jantungnya berdebar kencang. Gelombang pada layar mulai bergetar, membentuk pola yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Pendeta kuil juga melihatnya dan tertegun, lalu berkata, "Aku salah ambil, buku ini sudah penuh, aku ambilkan yang baru untukmu." Saat dia ingin mengambil buku doa ini. Hendra menahannya. "Apa orang yang menulis doa ini bernama Sisca?" Pendeta kuil tertegun dan menoleh ke arahnya. "Apa kamu kenal sama orang yang menulis doa ini?" "Ya, ini adalah tulisannya. Aku nggak bakal salah." Pendeta kuil mengangguk dan berkata, "Aku sudah mengerti. Orang yang kamu doakan adalah dia, 'kan?"
9.3281.5K viewsCompletedAdded to Library 9.6K Times as doa sang pendosa
Show Reviews (103)
Read
+Library
Rich 77
hai pembaca setia, yuk baca novel berkisah seorang dewa perang yang mendapati istri yang sangat dia cintai berselingkuh dengan pria lain di hari ulang tahun ke tiga pernikahan mereka. simak kisahnya di novel "Sang Menantu Terkuat"
Indri Priyani
Aq dah selesai baca pe bab terakhir 761 semoga update nya lg dak lama y thor. Semangat nggeh nulisnya sehat² sll. Overall bagus,notenya sering salah nulis nama dan ada beberapa chat yg bikin ambigu...
Read All Reviews
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Pak Dharma memimpin: “Bayangkan orang yang kau rindukan sedang berdiri di hadapanmu. Bukalah kedua tanganmu, dan peluklah dia—dalam hatimu.” Anya merentangkan kedua tangan. Dalam bayangan, ia melihat Rio tersenyum, meraih tangannya. Pelukan itu terasa hangat, walau hanya dalam batin. Malam: “Doa untuk yang Telah Tiada”. Menjelang malam, aula diterangi cahaya lilin yang lebih banyak dari biasanya. Pak Dharma memimpin doa lintas agama untuk semua orang yang telah tiada—mendoakan agar jiwa mereka tenang.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Mereka memperhatikan keamanan sang calon permaisuri mereka. “Kalau ada yang ingin kau akui, Anakku,” kata sang Father membentuk tanda salib di depan dadanya, “akuilah sekarang.” Fjola mengngigit bibir bawahnya. Matanya tertuju pada pintu, menunggu sebuah dobrakan yang tak kunjung datang. “Aku tidak ingin mengakui sesuatu, tetapi aku ingin bertanya,” katanya. Tangannya tanpa sadar memutar-mutar cincin yang dikenakan di jari manisnya.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as doa sang pendosa
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status