Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

tanya Dewangga setelah Suro pergi. “Coba perhatikan mata penari itu,” kata Kyai Rangga. Dewangga segera melihat ke arah mata penari itu. “Kenapa?” tanya Dewangga yang tidak melihat keanehan karena penari itu terus bergerak dan penerangan hanya berasal dari lampu-lampu dan obor yang menyala. “Perhatikan dengan saksama!” kata Kyai Rangga. Dewangga memperhatikan sekali lagi mata wanita itu.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Para nenek dan kakek sibuk mengasuh para cucu mereka, berkumpul di meja bundar dengan banyak makanan dan minuman sebagai pengganjal perut. Evy tampil bersama anak didiknya dari Rumah Calistung dan Rumah Belajar, membawakan tari angsa sesuai dengan tema mereka, Putri Angsa. Cerita berdasarkan dongeng pun mereka bawakan secara beruntun dengan tampilan yang menarik, membuat siapapun takjub.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
White Love

White Love

tanya Rangga dengan tersenyum lebar. "Dongeng Putri dan Pangeran," sahut Bulan polos. Rangga mulai membacakan sebuah dongeng yang ia ambil dari sebuah aplikasi di layar gawai. Bulan tampak mendengarkan dengan seksama sambil tersenyum lebar. *** Bersambung
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Putri Pengganti

Pembalasan Sang Putri Pengganti

Max yang menyadari tangan Darren mengepal erat, lantas mencoba menepuk untuk menenangkan. Eleanor melirik ke belakang untuk melihat ekspresi wajah Darren, meski tak melihat dengan jelas, tapi Eleanor menyadari sesuatu. “Edo, kamu bilang ingin mentraktir kami, kan? Jadi, bagaimana?” tanya Eleanor. Edo masih menatap Elina saat mendengar Eleanor bicara, lalu dia mengalihkan pandangan pada Eleanor, lantas membalas, “Tentu saja, aku sudah menyiapkan ruangan spesial untuk kalian.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Jiang Liang hanya bisa melihat tak percaya, Naga Biru di kalahkan sedemikian rupa. Jaka Geni langsung melepas ajian Jarak jauh Banteng Geni ke arah Putri Song Hua. "Terkutuk! Beraninya kau menyerang ku!" umpat sang putri marah. Lalu dengan kakinya yang jenjang menendang ke bawah. Satu kabut putih menggulung ke arah Ajian Banteng Geni dengan cepat. Saat itulah, Jaka Geni melihat isi bagian bawah Putri Song Hua. Di terkejut karena melihat seorang putri yang tidak mengenakan celana dalam. Dia terpana sesaat.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Ting! Swuut! Swuut! Suara besi beradu dan kibasan selendang Puti Tan menyambar jatuh senjata lawan, memancarkan siluet tarian cahaya yang menyilaukan mata. Kuranji dan Puti Tan berputar, berkelit, dan sesekali melompat menghindari serangan yang menyasar kaki mereka.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Gadis Dua Belas Digit

Gadis Dua Belas Digit

Warnanya coklat tua, bagian dalam dipenuhi pernak-pernik klasik nan unik. Di sudut ruangan lantai satu terdapat tirai kristal putih. Ada pula patung harimau yang tampak menyeramkan. Mata hewan buas itu berwarna merah menyala. Sedangkan lampu gantung terlihat remang-remang. Hampir seluruh ruangan memiliki bola lampu kuning. Sehingga menambah kesan klasik yang mendalam. Maria mulai bergidik ngeri tatkala patung harimau itu bersuara. Rupanya suara tersebut merupakan kunci untuk menuju lantai atas.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

Ucap Putri keempat yang semakin meremehkan Song Lan di depan semua orang hari ini. "Baiklah. Jika aku dapat mengalahkanmu dalam 10 gerakan maka aku akan menang." "Setuju!" Ucap Putri Keempat dengan semangat. Zhu Yan dan Song Lan langsung mengeluarkan pedang dan bersiap ditengah altar untuk bertarung dalam sepuluh gerakan. Aku sungguh menatap dengan sangat detail setiap gerakan mereka semua, dari awal sampai gerakan kelima. Terlihat Song Lan sungguh kewalahan dengan kecepatan serangan pedang Putri keempat yang sangat tangkas, pada gerakan kesembilan Putri keempat dapat menghunuskan pedangnya hingga mengenai tubuh Song Lan, tapi telapak tangan Song Lan dapat menahannya dan tiba-tiba Khimaira k
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 504 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Kini tidak lagi karena perhiasannya itu diberikannya pada Tian Min dan di tangan pemuda itu giok hijau nan indah itu telah menjadi Seruling Giok Ru Yi. "Ayo kita menari!" Gadis itu mengulurkan tangannya meraih jari jemari Dong Xiu Bai. Gadis Rubah itu pun menggenggam jari gadis itu. Mereka berdua pun menari bersama diiringi gemerincing lonceng yang terdengar begitu merdu. Musim gugur yang indah Daun-daun merah berguguran Angin bertiup semilir
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sepertinya, mereka tengah mengadakan pesta yang amat meriah. Sekitar dua tombak dari batu persegi tempat terbaringnya Dewa Geli, Putri Budukan berdiri tegak mengenakan jubah hitam. Tatapan matanya tajam menusuk, tertuju ke tumpukan ranting kering yang berada di hadapannya. Lidah api segera menjilat menyala-nyala saat Putri Budukan melemparkan obor ke tumpukan ranting kering itu. Lalu, di seantero Puncak Kupu-kupu terdengarlah ucapan aneh Putri Budukan yang melengking tinggi. Ucapan wanita buruk rupa itu penuh getaran yang mampu menciutkan nyali siapa saja yang mendengarkan.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai dongeng 12 putri menari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status