Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

Menebak-nebak ke arah mana percakapan ini akan bermuara. "Kau harus bertemu Donna, besok dia akan terbang ke Inggris. Wanita berperawakan tinggi yang cenderung serius nyaris tanpa humor dan kaku. Berperangai dingin dan keras kepala, tapi dia luar biasa di ranjang." Damian menyeringai mesum, kedua alisnya ia gerakan naik-turun. "Cih!" umpat Senja seraya memalingkan muka. "Lagipula Senja, aku di sini. Bukan di Praha menemani Kelam."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

tuduh Zanna panjang lebar. Danish melongo mendengar perkataan Zanna yang sangat jahat pada dirinya. Tapi, entah kenapa ia tidak peduli atas tuduhan gadis di hadapannya itu. Ia hanya merasa frustasi karena kesulitan masuk untuk bisa berbicara dengan santai layaknya seorang teman. "Terserah kamu mau ngomong apa, yang jelas, tidak pernah terpikirkan olehku untuk mengina atau membully satu-satunya cewek yang aku suka," ucap Danis dengan santai.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Anakku Bukan Anakku

Anakku Bukan Anakku

Nadia mengusap pundak Mila, saat keduanya memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di mall, sebelum pulang. “Iya, dia kelihatan baik. Mudah-mudahan dia cocok sama gue, itu sih yang paling penting.” “Pasti cocok, Donna juga mengurus perusahaan bersama calon suaminya, di bidang entertainment. Keterampilan Lo di bidang desain sangat berguna untuk ajah promosi di dunia entertainment. Lo bisa minta bayaran lebih, untuk desain yang Lo buat nanti. Donna pasti ngerti ko,”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Clea mengedipkan kelopak matanya menatap wanita yang membantunya, bibirnya bergumam pelan, "Mama?!" Di dalam cafe, Pierre baru saja memeriksa laporan serta stok bahan makanan di ruang kantor kecilnya di lantai dua cafe. Tiba-tiba Donna menerobos masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. "Kamu ga bisa memecatku, Pierre! Jangan kamu pikir, aku tidak tahu apa pekerjaanmu yang sebenarnya, cafe ini hanyalah kedok!" ujar Donna sengit tanpa kata pembuka langsung dengan nada tinggi.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Sleeping with my Friend

Sleeping with my Friend

Steve bahkan hanya sedikit menyimak apa yang diceritakan oleh Donna. Wanita itu bekerja sebagai konsultan di salah satu perusahaan di New York. Hanya itu saja yang Steve tangkap. Bahkan Steve seakan tak ingin mengetahui lebih lanjut tentang wanita itu. Bukan karena tampangnya. Demi Tuhan! Hank adalah teman yang sangat baik karena mengenalkan dirinya pada sosok bidadari seperti Donna Simmon, tapi hanya itu saja. Donna hanya cantik, tapi kosong. Tak ada sesuatu yang menarik bagi Steve untuk dikencani.
9.883.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

"Hei! Oh ya soal sanjungan ... Daniel, wanitamu memang sangat hebat! Hahaha..." “Apa katamu?” Jantung Daniel tiba-tiba menegang, hawa dingin merambat ke tulang punggungnya. Donni tersenyum liar dan berkata sepatah demi sepatah, "Menurutku, wanitamu baunya harum dan kulitnya halus, sangat bagus!" “Donni!” "Dik Daniel, kenapa kamu tidak membawa Nona Wijoyo yang begitu baik, kembali lebih awal? Hahaha ...."
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Owned by The Don

Owned by The Don

“Ternyata kau lebih posesif dariku ya, Don Lucca.” “Tentu saja. Dia wanitaku, dan itu wajar,” jawab Lucca. Niccolo tampak terlihat santai. Ia memasukkan kedua tangannya di saku celana sambil menatap lurus ke arah Bianca. “Lihatlah wanitamu, Don Lucca. Dia saja tidak mampu berkedip saat memandangku,” ujarnya sambil mengedipkan satu matanya untuk Bianca.
783 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

Tiga puluh menit berlalu, Dona sudah sangat cantik dengan baju yang di kenakan olehnya itu, Dona memoleskan make up di mukanya, kali ini sedikit tebal, menyamarkan noda hitam bekas jerawatnya itu. "Perfect" ucap Dona sambil menatap dirinya di depan kaca rias. "Oiya, sentuhan terakhir." Dona meraih parfum bermerek dan menyemprotkannya sangat banyak ke tubuh miliknya .
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
ISTRI PAPAKU (MASIH) KEKASIHKU

ISTRI PAPAKU (MASIH) KEKASIHKU

Cepat-cepat Donna menggeser ikon gambar kamera. ‘Ada apa, Mbak? Tumben jam segini telepon?’ Tak hanya suara. Bahkan wajah sang adik bisa Donna saksikan dalam keadaan segar. Baju koko yang dikenakan Dalion meyakinkan Donna bahwa adiknya pasti usai melakukan salat maka.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai donna's reviews
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status