Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected

Unexpected

Felix mengulang pertanyaannya yang belum dijawab dengan tidak sabar. “Sabtu depan. Karena kamu dan Hans mempunyai segudang kesibukan, makanya aku memberitahumu secara langsung,” jelas Zack dan mengalihkan tatapannya pada pintu ruangan Felix yang terbuka. Ia menyeringai tipis saat melihat Helena memasuki ruangan sambil membawa nampan. “Kamu juga boleh mengajaknya,” imbuhnya pelan sambil menunjuk Helena dengan dagunya dan diikuti Felix.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as explicit
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as explicit
Read
+Library
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as explicit
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Xaviera tidak memiliki teman sama sekali. Dia mendorong trolinya menuju rak bagian daging. Xaviera menunduk untuk mengambil beberapa bungkus daging sapi favorit Speranza. Dia tersenyum dan menaruh setidaknya 12 bungkus. Speranza sangat menyukai daging tanpa banyak lemak itulah mengapa dia membeli daging di supermarket daripada di pasar.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as explicit
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Tring! Suara lonceng pintu toko membuat pandangan Violet mengarah ke arah pintu. Pria tinggi dengan setelan baju casual senada dengan warna pakaian Violet. Berjalan menuju tempat dimana Violet berada. Ya owner toko sedang keluar sebentar, jadi hanya Violet yang ada di toko saat ini. "Mau pesan apa?" Tanya Violet dengan senyuman ramahnya. "Saya mau pesan bucket bunga, oh iya bunganya yang khusus untuk menunjukkan arti pertemanan."
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as explicit
Read
+Library
Slave

Slave

Hasan hanya membalas sapaan Pete dengan senyuman tipis, atau lebih tepatnya berupa senyuman sinis penuh ke angkuhan. "Mau ku racikan minuman apa?" tanya Pete ramah. Hasan terlihat tertarik dan mengatakan minuman yang dia inginkan. "Aku ingin minuman yang dapat melumpuhkan segala ingatan buruk yang menyakitkan, bisa?" Pete tergelak saat itu juga, bartender tampan itu tak kuasa menahan gelak tawanya setelah mendengar ucapan Hasan.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as explicit
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status