Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Am The Queen

I Am The Queen

“See you again, my Queen.” ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

Gerlan membantunya berdiri. "Ger, lo tau kan dimana pemakaman Ayah sama Bunda? Antarin gue ke sana ya, gue mohon." Queen menyatukan kedua tangannya seperti orang sedang memohon. Gerlan mengangguk. "Makasih Ger." -SALQUEEN- "Bunda, Queen kangen banget sama Bunda." Queen meletakkan karangan bunga di atas makam Alika. Ia berjongkok lalu mengelus batu nisan Alika hingga air matanya kembali mengalir.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
QUEEN: I LOVE YOU PAPA

QUEEN: I LOVE YOU PAPA

Pun dengann Aufar yang tersedak kopinya mendengar pertanyaan dari rekannya itu. “Maksud, uncle?” “Beberapa kali uncle lihat saat Queen ketiduran di sofa depan TV. Queen manggil-manggil nama bos Varo.” Jawab Farrel yakin. Gadis jelita itu kini menunduk. Farrel yang tidak tega menghampiri Alesha dan duduk di kursi sampingnya, “Apa dugaan uncle benar?” Tanya Farrel to the point. Alesha menatap Farrel.
1050.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Queen of Liars

Queen of Liars

Lyara mengerti sekarang siapa orang itu. “Ini ayahku, Yara,” ucap Raja saat menunduk menaburkan bunga di atas pusara yang bersih dan terawat. Masih ada lahan besar di kiri dan kanannya. Raja bilang kalau itu adalah pemakaman keluarga. Lyara duduk di kotak batu di sisi kiri dan Raja di sisi kanan. Menatap nisan batu yang bertuliskan nama ayah Raja. Ikhsa Zaid Sanjaya.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Pirate Queen

Pirate Queen

Juga boneka yang muncul dan duduk di kasurnya sembari tersenyum kepada Rafa. Mama memang tersenyum padanya, namun Rafa tahu senyuman itu bukan senyuman tulus. Melalui senyumannya, Mama seolah berkata bahwa Rafa pasti sudah tahu siapa itu Jansen. Boneka yang juga berdarah Belanda seperti Gita, Hansel, dan Wim, kembali terlihat tersenyum kepada anak laki-laki yang menggenggamnya. Atau lebih tepatnya, kepada adik barunya. Tanpa menunggu respon Rafa selanjutnya, Mama langsung beralih kepada Wira, "Nah, ini namanya Seruni. Wira sudah pernah ketemu Seruni, kan?"
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Be My Queen

Be My Queen

"Lama sekali, Mom. Aku sudah tidak sabar ingin menghias kue itu." Di saat bersamaan, Warner datang menghampiri mereka. "Wah, kalian sedang membuat kue apa? Aromanya sampai tercium ke luar rumah." Greta tersenyum lebar. "Aku membantu Mommy membuat kue black forest kesukaan Daddy," sahutnya, antusias. "Benarkah?" Warner merangkul pundak Greta sambil tersenyum padanya. "Daddy jadi tidak sabar ingin mencicipinya."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

"Terima kasih Sayang, sudah mau menerima aku apa adanya." "Ala, aku sudah mati sekali dan kamu tahu apa yang aku rasakan? Hanya kesepian dan kegelapan menemaniku, jadi aku nggak butuh harta apapun. Yang aku butuhkan adalah orang-orang yang menyayangiku, dan sepertinya aku sudah menemukan orang itu." Queen membayangkan saat dirinya mati, hanya ada kegelapan saja. "Siapa?" "Kamu dan Daddy Frederick, jadi aku mohon jangan pernah khianati aku apapun yang terjadi," jawab Queen.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
The Last King

The Last King

Namun Pengawal yang berjaga di pos depan belum membukakan gerbangnya. Ternyata di depan gerbang masih terdengar suara dari Pengawal Kerajaan yang membacakan pengumuman terkait berita kematian Ratu. "Kepergian Ibu dan Ratu Sunnmore kita tercinta akan menyisakan kesedihan mendalam untuk kita semua. Bersama dengan Putri perempuannya yang baru lahir." Raja Giovanni turun dari kereta kudanya sejenak. Ia menghampiri seorang Pengawal yang berjaga di pos depan. Lalu mereka saling berbisik untuk mendiskusikan sesuatu.
106.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

"Sebab wanita itu menjanjikan sesuatu pada King. Sebuah memory yang tak terganti oleh uang. Entah apa, saya tidak tahu, Queen." Sofia membelakangi Mulan. Wanita cantik itu berjalan perlahan sambil menggigit jarinya. Rasa penasarannya semakin kental. "Saya pamit, Queen," ucap Mulan datar. Sofia hanya mengangguk tanpa menoleh. Tangan kanannya diangkatnya sebagai isyarat ia memperbolehkan pelayannya itu pergi.
10272.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Queen of Revenge

Queen of Revenge

Sistem barter pernikahan semacam itu adalah hal umum yang terjadi di kerajaan Goyard. Para Lady bergosip dengan menutupi wajahnya dengan kipas. Selena sudah tahu akan hal itu. Tapi disini dia mencoba bersikap acuh tak acuh. bagaimana pun dia masih menjadi boneka cantik kegunaan ratu, mereka tidak akan bisa menentang sang ratu. Jadi penghinaan secara terang terangan tidak akan diterimanya. Itu sama halnya dengan menghina sang Ratu.
878 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai farewell my queen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status