Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Red Clock

Red Clock

Warnya hitam dengan pita merah yang menjadi perpaduan yang cocok, rumbainya disekitar sabit berwarna emas. Claire bernafas ringan, tubuhnya seperti hancur dan kesemutan mulai mereda, matanya melihat percikan guntur yang menggelegar, di matanya kedua senjata yang terlihat suci itu memacarkan kekuatan yang menyeramkan, sedetik kemudian matanya membulat panic. Senjata itu adalah pembawa bencana, sekali tebasan maka setengah alam semesta akan runtuh dan surga ilahi akan murka. Ini bahkan akan merugikan mereka. Tombak Saners adalah pembelah langit, Sabit Roners adalah pembelah alam langit, ini bencana!.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Mata Lin Feng berkilat dengan cahaya pedang, dan niat pedang yang mengerikan tiba-tiba muncul. Di belakangnya, muncul pedang hantu berwarna merah darah, sehalus dan sesulit daun maple. "Niat pedang, itu adalah Niat Pedang Maple Merah! Sepertinya Lin Feng mulai serius!" Para prajurit di bawah gemetar, menatap ketakutan pada bayangan pedang raksasa berwarna merah darah itu.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

I know you want me So don't keep sayin' our hands are tied You claim it's not in the cards And fate is pullin' you miles away And out of reach from me But you're here in my heart So who can stop me if I decide That you're my destiny? Aku terus mengerakkan badanku sesuai koreografi yang telah kami buat. Menyanyi dan terus menyanyi hingga tidak terasa lagu tiga menit lebih itu telah selesai kami nyanyikan. Sebuah kelegaan melingkupi dadaku. Aerum pun terlihat sangat lega. “Aku sangat lega akhirnya latihan ini selesai juga.” Aku tertawa mendengarnya. “You did great, Aerum-ah. Di pertunjukkan nanti, tampilkanlah dengan lebih maksimal.”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Fated

Fated

Aku lalu memegang jari kelingkingnya dan membelainya dengan lembut; Aku ingat sebuah cerita yang pernah dia ceritakan kepadaku. “Vincent... Pernahkah kamu mendengar cerita tentang benang merah takdir?” tanyaku. Dia terdiam sejenak sambil berpikir, lalu dia berkata, “Hm. Aku pernah mendengar cerita itu ketika aku pergi ke Jepang. Masyarakat setempat menyebutnya “Unmei no akai ito”. Menurut legenda, para dewa mengikatkan benang merah tak terlihat ke jari kelingking dua orang yang terikat untuk menemukan satu sama lain dalam kehidupan ini. Mereka akan saling mencintai apa pun yang terjadi dan hanya kematian yang bisa memisahkan mereka.”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Red in Us

Red in Us

ujar Rabu. “Kenapa? Karena kita sebenarnya sejak dulu tak sepenuhnya kuning? Because there is Red ini Us?” tanya Katha sembari menatap tepat pada mata Rabu. Sudut-sudut bibir Rabu terangkat membentuk senyum yang begitu cerah. Dia kembali menggenggam tangan Katha erat. “Iya,” jawabnya. “Karena ada merah dalam persahabatan kita. Sejak lama.”
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Hampir segera setelah Zofar meninggal, garis merah tiba-tiba keluar dari tubuhnya dan menuju langsung ke Fandy. Karena begitu cepat, Fandy tidak punya waktu untuk bereaksi, garis merah pun menghilang tanpa jejak. Fandy segera duduk bersila untuk memeriksa dirinya sendiri lalu segera menangkap garis merah. "Dengan kekuatanku saat ini, aku perlu menekannya selama sebulan untuk menyempurnakan garis merah ini."
9.4380.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Perfect Game

Perfect Game

Semakin kuat yang ditarik, juga aura merah menyala kini menyelimuti tubuh iena. “HEYYY APA YANG KAU LAKUKAN!!!?” Teriak the Red dari kejauhan. Tanpa pedang itu, the Red hanyalah manusia biasa dan tidak lebih dari seorang player yang baru. Lalu the Orange menahan gerakan The Red. Dia pun mengeluarkan Alter Ego nya dan merubah dirinya menjadi [Mode: Star]. The Orange yang memasuki mode bintang itu langsung menunjuk kearah iena
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

"Tuan muda sepertinya sedang red Day!" to be continued
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Gliss, rubah merah di pangkuannya, tampak ikut tenang. ​Dashiell, Thane, dan Callum mengangguk setuju. Mereka semua berbagi perasaan yang sama kemenangan mutlak. Mereka yakin bahwa api di Tokyo telah menghapus semua dosa dan jejak transaksi mereka. Tidak ada satu pun dari pria-pria berkuasa di ruangan itu yang menyadari bahwa mereka sedang merayakan awal dari kehancuran mereka sendiri.
10707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
RED CROWN

RED CROWN

Cantaka mengernyitkan dahinya, ekspresinya begitu dalam menatap wanita di depannya dengan mimik wajah penuh rasa keingintahuan. “Beritahu aku, apa arti dari warna ini?” tanya Cantaka, menunjuk bagian pakaiannya yang berwarna merah maroon. “Ada dua arti yang bersebrangan, yaitu antara berani dan bahaya. Hanya Ratu Saunggalah yang tahu betul maksud memberikan pakaian dengan warna tersebut.” Cantaka menarik napas panjang, tangannya berkacak tatkala mendengar kelanjutan dari penjelasan kepala pelayan padanya.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai fate/type redline
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status