Thirty Days
baca Nohan dengan rasa sesak di dadanya yang makin menjadi, seolah ia terhimpit dinding ilusi.
Nohan melanjutkan kembali membaca buku itu, "Tapi hidupku bahkan jauh dari dua kata itu, sejak kecil aku hidup di panti asuhan, di sanalah aku dibesarkan. Hingga saat aku tumbuh dewasa, aku bertemu perempuan dengan wajah lonjong, hidung mancung, dan rambut cokelat bergelombang. Saat itulah aku memutuskan untuk keluar dari panti asuhan, aku mencari pekerjaan, lalu menyewa sebuah tempat untukku tinggal. Dan aku kembali bertemu dengan perempuan itu, aku menyukainya, Nohan. Dialah ibumu, dia Hanna. Namanya cantik sekali, seperti dirinya. Hanna bukan hanya cantik secara fisik, tapi dia juga punya hati y
Bab Populer