Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Menyeduh kopi dengan air mendidih seperti favoritnya. Kulihat Mas Zul termangu duduk di kasur kamar Mbak Zahra sambil menatap buku kecil ditangannya. Raut muka gelisah begitu tampak. “Ini, Mas, kopinya.” Aku menyerahkan kopi hitam yang ku alasi dengan cawannya. Mas Zul yang terkaget segera menjauhkan buku itu dari pandanganku. Sepertinya itu buku rekening tabungan.
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Semuanya adalah karya berat yang menuntut pemikiran mendalam. Langkah Sasha terhenti di bagian "Filsafat Yunani". Ia menarik sebuah buku bersampul kulit cokelat yang terlihat sering dibaca. Judulnya tertulis dengan tinta emas yang mulai memudar: *Plato’s Symposium*. Sasha membuka halaman yang ditandai dengan pita merah. Di sana, terdapat banyak catatan kaki yang ditulis tangan dengan tinta hitam. Ada tulisan tangan William yang tegak dan tegas.
9.421.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
I Stuck On You

I Stuck On You

Ia menaruh kacamatanya di atas meja dan mengangkat kedua tangan untuk menutupi wajahnya berharap dengan begitu amarahnya hilang dengan cepat. Nadya memutar tubuhnya untuk menumpukan kedua tangannya di atas meja cafe namun sikunya menyenggol benda keras sehingga mengagetkannya. Nadya menurunkan kedua tangannya untuk melihat benda keras yang disenggolnya. Buku. Secara spontan ia menggeser buku itu sehingga berhadapan dengannya. Buku siapa ini. Philosophy. Apakah ini buku Filosofi? Meski matanya minus tapi ia bisa membaca judul buku itu karena matanya masih melihat benda benda dengan jelas jika dari dekat, hanya dari jauh saja yang kurang jelas.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Cinta Berawal dari Terpaksa

Cinta Berawal dari Terpaksa

Ken segera menghindar dan menundukkan kepalanya menatap piring di depannya. "Kenapa sih orang-orang disini." Kesal Lisa dalam hatinya. "Permisi kopinya Tuan," Bi Nar memberi secangkir kopi untuk Ken. "Lain kali harusnya kau yang membuatkanku kopi," Ken sambil menatap tajam kepada Lisa. Lisa bergegas kembali menunduk. "Harusnya kau membaca buku itu dengan tepat dan cermat," imbuhnya agi.
1014.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

Dia pun menatap ke arah samping, dimana Asriel yang datang dengan satu cup kopi panas di tangannya. “Asriel … kamu disini juga.” pekik Sophia kaget. “Silahkan duduk.” ucap Sophia kembali mempersilahkan. “Ya, aku sering membeli kopi disini. Waktu aku masuk, aku melihat kamu sedang melamun. Lagi mikirin apa?” Asriel mengambil posisi duduknya di depan Sophia. Di atas meja ini hanya ada satu potong kue lapis cream dan juga secangkir coklat hangat kesukaan Sophia.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

*** Dikarenakan stok kopi di rumahnya sudah habis, maka setelah sampai di lantai dasar gedung, langkah kakinya berbelok ke sebuah coffee shop dan memesan kopi literan untuk dibawa pulang. Selagi menunggu, Kinan tidak mencari ponselnya, melainkan mengambil buku bacaan yang selalu dibawa kemana-mana. Baginya, menjadi seorang penulis juga harus senang membaca dan justru lebih banyak membaca. Selain itu, sejak dulu kala, membaca selalu menjadi healing therapy baginya. Sepuluh menit kemudian, namanya dipanggil oleh barista. Menandakan pesanannya sudah siap diambil. Kinan bangkit dari duduknya seraya menutup buku.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Mbak Arsitek Perancang Cinta

Mbak Arsitek Perancang Cinta

Aku membungkukkan badanku memegang kedua lututku, terasa lega. "Kita ke tempat biasa!" ajaknya Mas Sakti dan memberi kode ke Mbak Endah untuk pesan dua kopi seperti biasa. *** "Kamu ini gila, ya. Masih sempet-sempetnya kembali hanya untuk ambil buku!" celetuk Mas Saksi setelah menyesap kopi yang baru saja disajikan Mbak Endah. Aku yang masih asik mengendus-endus uap kopi yang menguar hanya tersenyum dan masih memeluk erat buku ini. Uap kopi ini membuatku tenang, seakan menerbangkan rasa tegangku tadi.
1091.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Sekarang, karena keseringan menghabiskan waktu bersama, Nadya justru mulai terpengaruh dengan minuman kesukaan Adam, kopi setengah manis. Filosofi Adam, "Hidup itu seperti kopi, ada pahit dan ada manisnya. Semua itu, tergantung cara kita menikmatinya.' Sepertinya, hal itu mulai mempengaruhi pola pikir Nadya dan membuatnya mulai menyukai minum kopi. Bukakah itu aktifitas yang biasa dilakukan oleh orang pacaran? Tapi, seperti wejangan ncang Ari sebelumnya, jangan sampai ia terjebak di zona seperti itu. Adam harus memberanikan diri untuk melangkah ke tahap selanjutnya, mengungkapkan cintanya.
9.1171.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Dia menyesap kopi dengan perlahan, meraih biskuit malkis di dalam toples yang sudah kubuka tutupnya dan mencelupkan biskuit ke dalam kopi sebelum memakannya. "Tolong bacakan buku ini, Ai. Mataku sakit membacanya," ujar lelaki itu, lagi-lagi alasan matanya sakit. Aku mengambil buku yang dia sodorkan, sebuah buku berjudul 'psikologi presuasi' sampulnya bergambar sebuah mata besar berwarna coklat. "Apakah mata Tuan bermasalah? Rabun jauh atau rabun dekat misalnya?" tanyaku hati-hati.
1084.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai filosofi kopi buku
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai filosofi kopi buku
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status