Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

Persis seperti ayah mereka. Moonlight Bloom tampak hidup sore itu. Aromanya menenangkan, memadukan wangi lavender, mawar, dan baby breath yang memenuhi ruangan. Beberapa pelanggan berdatangan, senyum mereka menyebarkan kehangatan yang berbeda dari dunia kelam yang pernah Zivanna jalani dulu. “Mama, lihat! Aku buat ini untukmu,” Sofia menyerahkan sebuket bunga kecil, terdiri dari mawar putih, baby breath, dan sehelai pita ungu. “Supaya Mama tidak sedih lagi.”
109.6K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as flower poetry
Read
+Library
HASRAT LIAR SUAMI DUDA

HASRAT LIAR SUAMI DUDA

“Aku tahu kamu suka bunga, di kantormu di Singapura selalu ada bunga mawar hijau dan putih, menurut Andara mawar hijau dan putih itu kesukaan Mr. Jatmika.” “Hmm… aku suka bunga mawar merah…” Kata Flora. “Aku tahu.” “Kamu mengetahuinya?” bisik Flora , tangannya terus merangkai bunga mawar dengan gemetar, karena tangan Mc. Bride tidak lepas memeluk pinggangnya. Ingin ditolaknya, tapi ada sesuatu yang menahannya, sesuatu yang sangat didambakan. “Aku mengetahui semua sisimu, “ bisik Mc. Bride lebih mendekatkan tubuhnya pada tubuh Flora.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as flower poetry
Read
+Library
Castle

Castle

Suatu saat mungkin aku akan memberikannya. Langkah kakiku berjalan menuju pedagang bunga yang sebelumnya kami temukan. Di sini terdapat beberapa jenis bunga. Ada bunga matahari, lily, mawar, tulip dan lainnya. Banyak sekali jenisnya. Akhirnya mataku tertuju kepada bunga myrtle. Bunga ini sangat istimewa jika diberikan kepada wanita yang disukainya, begitu menurut orang-orang. Di halaman depan kediamanku terdapat pohon bunga myrtle, hanya saja tidak mungkin jika aku kembali ketempatku untuk memetik bunga ini. Lebih baik aku membelinya untuk saat ini. Kupikir dia akan menyukainya, jadi aku memilih bunga ini. Aku memberikan beberapa keping koin kepada si penjual. Aku berlari kecil menuju tempat
104.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as flower poetry
Read
+Library
The Calendula

The Calendula

David mengangguk, "Ya, aku memesan semua ini, masakan kesukaanmu, bukan?" Tiffany terkekeh seraya mengangguk, ia benar-benar sangat bahagia sekarang. "Sekarang, kau coba lihat di air, ada apa di sana." Tiffany menoleh, mengikuti apa yang dikatakan David. Lagi, rupanya David tidak ingin membuatnya terkejut sampai di sini, ia melihat banyak sekali kelopak bunga yang membentuk tulisan I LOVE YOU.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as flower poetry
Read
+Library
Idola Ranjang

Idola Ranjang

lirih Alex sambil mengecup dagu Flower. "Tapi aromamu, akan selalu membuatku merasa dekat denganmu walaupun saat itu kau tidak di dekatku,” ucap flower sambil tersenyum. Mereka berpandangan lama. Seakan menyelami arti dari pandangan itu masing-masing.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 773 Times as flower poetry
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Saran Leia tidak diragukan lagi sesuai dengan keinginannya. Yang disebut sebagai Flying Flower Order sebenarnya adalah salah satu permainan minum kuno. Ungkapan bunga terbang berasal dari kalimat "Di kota musim semi, bunga-bunga beterbangan di mana-mana; di angin timur Festival Makanan Dingin, pohon-pohon willow miring" dari puisi Makanan Dingin. Mengikuti aturan dari Flying Flower Order, jika temanya adalah bunga, orang pertama harus memiliki kata "bunga" di awal puisi mereka. Orang kedua harus menggunakan kata "bunga" di posisi kedua, dan seterusnya.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as flower poetry
Read
+Library
Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

“Apa kau menyukai bunga?” Suara Alfred yang bertanya mengalihkan perhatian Floryn, gadis kecil itu tertunduk malu sambil memeluk tas berisi semua jenis pupuk bunga yang telah Alfred belikan untuknya. Floryn tidak terbiasa mendapatkan sesuatu tanpa sebuah usaha, kebaikan Alfred membuatnya sungkan sekaligus senang. “Aku memiliki satu pot bunga baby breath yang harus aku jaga sampai aku meninggal.”
9.925.0K viewsCompletedAdded to Library 998 Times as flower poetry
Show Reviews (21)
Read
+Library
puji amriani
otw 15k pembaca kasih crazy update dong kak🤏🤏🤏🤏🤏🤏🤏🤏 novel ini 2 bab keknya kurang banget soal nya secanduuuuu itu .. proud of you kak sudah menulis novel sebaguuuuusss dan sekeren ini. .. semangat nulisnya kak ditunggu lagi update nya
Silent Heart
Jujur, sejauh ini, ini adalah satu-satunya novel paling sering bikin mewek tapi ku baca sampai habis, gak bikin bosen, bikin penasaran, dag dig dug, mengaduk segala macam emosi. Sampai sekarang belum bisa move on. Moga ada segera ada karya baru yang bisa bikin move on...
Read All Reviews
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Dari Angkasa Itu ucapan singkat dari kartu yang terselip di buket bunga. Dea memperhatikan bunga-bunga yang ditata demikian apik dalam balutan cellophane paper berwarna pastel. Ada bunga Peony, mawar merah, lili, dan entah bunga apa lagi, Dea tidak tahu namanya. "Bunga? Dari siapa itu?" tanya Bu Wetty yang baru keluar dari kamar.
10139.6K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as flower poetry
Show Reviews (29)
Read
+Library
nana
kisah ttg orang² yg berjiwa besar . bagaimanapun memaafkan itu leh indah drpd mendendam.. sangat menginspirasi dlm menyikapi mslh dlm rumahtangga.. salut dgn nadia yg begitu penuh perhitungan dlm menyikapi suaminy yg melakukan kesalahan
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
Read All Reviews
Bangkitnya Sang Kaisar Wanita

Bangkitnya Sang Kaisar Wanita

Ia tidak melihat Akira, pandangannya tertarik pada sesuatu yang lain, sesuatu yang tak hidup, namun seolah ikut merasakan kepedihan yang sama. ​Di sudut ruangan, dekat jendela besar yang seharusnya menyajikan pemandangan taman yang rimbun, berdiri sebuah meja kecil. Di atasnya, diletakkan tiga pot bunga Kikyo ungu yang baru ia pindahkan dari tokonya pagi tadi. Bunga Kikyo, atau Platycodon grandiflorus, adalah bunga favoritnya, simbol dari cinta yang tak tergoyahkan dan kejujuran. ​Hana mendekati pot-pot itu dengan langkah gontai. Tangan pucatnya terulur. Sentuhan pertamanya pada kelopak bunga itu adalah kejutan yang menyakitkan.
782 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as flower poetry
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status