Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

Ia sama terkesimanya sebagaimana Recha dan Diksa. Recha segera beralih perhatian pada ponselnya. “Kak!” menunjukkan tampilan layarnya kepada Filan, “Harimau bersentaja jarum tombak.” Filan mengamati sebingkai gambar udang dengan corak bergaris belang. “Ya. Keterkaitannya cukup besar,” merasa yakin. “Apa tadi nama ilmiahnya?” tanya Diksa kepada Aris.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Sisi merasa sangat senang karena dipuji, ia tersenyum hingga matanya menyipit. Fikri sedang memutar balik kendaraannya, dia bertanya, "Oh, apa yang dia katakan?" Sisi melepaskan tas kecil di tubuhnya dan mengambil gambar dengan susah payah. Fikri meliriknya sejenak dan terkejut. Si Putih yang disebut Sisi tentu saja mengacu pada ikan koki putih di rumah. Meskipun gambar yang dibuat oleh anak kecil ini tidak persis sama, ekspresi dan bahkan warna catnya sangat menarik!
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
PELANGI DI WAJAH AISYAH

PELANGI DI WAJAH AISYAH

Aisyah terdiam, ia duduk sejenak di atas spring bed empuk yang baru ia beli dari hasilnya menulis cerita. Hingga ia memutuskan memilih gaun berwarna krem dengan jilbab coklat. Ia sejenak mematut dirinya di depan cermin. Gaunnya mungkin tidak mahal namun wajah imut yang Aisyah miliki masih lumayan cantik meski dengan penampilan seadanya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

Mereka terlalu fokus memperhatikan apa yang ada di depan mereka, hingga mereka tidak sadar kalau di belakang mereka ada makhluk berwarna hijau, memegang sebuah kapak besar, sedang memperhatikan mereka dengan tatapan marah. “Aredel, harus kah aku berhenti?” tanya Aciel. “Kenapa kau ingin mengambil sesuatu?” tanya balik Aredel. “Iyah, rawa ini besar sekali. Mungkin kita bisa mendapatkan ikan yang sangat besar lumayan kan, kala---“ ucap Aciel terpotong. Braak Braak
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

Penutup kotak langsung terbuka saat mendarat di tangan Akara, asap putih dingin langsung meluap dan jatuh dari ujung kotak. Matanya langsung melebar dan mulai berkilau karena cairan yang menyelimuti pupilnya. Di sana ada sebuah pedang berwarna putih kebiruan, dengan ukiran indah di bilahnya dan sebuah giok biru yang di dalamnya ada kobaran api biru. Dengan satu tangan masih menahan, Akara mulai menjulurkan tangan lain dan mengusap giok api biru. Energi langsung terbang di udara dan mengukir tulisan "Kecantikan Peri Salju."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Sang Pewaris

Cinta Dingin Sang Pewaris

Dari arah sebelah kanan Pasai, seorang perempuan cantik berjalan cepat dengan wajah serius untuk mengecek barang yang dibawa Pasai dan Pak Ihsan. Saat sampai di depan tumpukan peti ikan berwarna biru yang sudah mulai disusun rapi, perempuan itu terhenti dan seolah membeku seketika. Tarikan napas terkejut diikuti sepasang mata lentik yang tampak terpana membuat Pasai nyaris saja tertawa. 'Dia memang persis hantu!' rutuk Agni dalam hati seraya melempar sorot kesal ke arah pengirim ikan yang tidak pernah disangkanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
LOVE FOR CEO

LOVE FOR CEO

sebelum tercekat, mengerutkan keningnya memperhatikan benda persegi panjang berwarna putih biru yang di berikan Inez untuk di lihatnya lekat. "Ini?" lirih Agam, merasa tak asing dengan benda yang ada di tangannya, menatap istrinya yang tersenyum lebar menunjuk tespek di tangannya. "Tahu kan apa itu?" Kembali mengalihkan pandangan Agam, memperhatikan tespek di tangannya ingin meyakinkan. "Tes...pek?" tanyanya. Menganggukkan mantap kepala Inez semakin melebarkan senyuman, "Coba lihat garisnya ada berapa?"
8.242.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Gadis Pemuas

Aku (Bukan) Gadis Pemuas

Ragu-ragu ia mengeratkan pelukannya di pinggang Arsenio. Arsenio memperbaiki posisi kaca spion bagian kanan, sehingga sekarang wajah gugup Kirania terpampang di sana. Ia tersenyum kecil di balik helm full facenya, lantas mulai melajukan motor meninggalkan basement dengan kecepatan sedang.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
His Dark Side (Jade Wayden Williams)

His Dark Side (Jade Wayden Williams)

Beberapa pasang mata yang sesekali meliriknya membuat ia tampak menyedihkan! "Ini pesanan Anda, Nona." Ucap Waitress saat mendaratkan O-Sekihan yang dimasak dengan Azuki yaitu nasi kacang merah khas Jepang dengan segelas teh hijau dingin dan sesuatu yang membuat Alicia cukup mengernyitkan dahi ialah saat sang waitress menyodorkan setumpuk tisu di hadapannya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai gambar akhi berpeci
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Sahira tersenyum kecil, lalu mengeluarkan selembar gambar yang sudah agak menguning dari tasnya. "Ada yang pernah lihat giok ini? Setahuku, orang yang pakai giok ini ada di Kota Nubes." Di gambar itu, terlihat jelas sebuah liontin berbentuk naga! Semua orang memandangi gambar itu dengan saksama. Namun setelah beberapa saat, mereka semua menggelengkan kepala. "Belum pernah lihat!" "Kalau yang mirip mungkin pernah, tapi yang sama persis, aku nggak pernah lihat."
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.9K kali sebagai gambar akhi berpeci
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status