Putri Rahasia Tuan Damian
Namun, Damian justru berucap dengan entengnya.
"Kau sedang bercanda?!" Arjuna terkekeh hambar. "Jika iya, sungguh, ini tidak lucu sama sekali."
"Apakah wajahku terlihat seperti sedang bercanda?" Damian sejenak mencondongkan wajahnya. Sesaat tiada lagi senyuman yang tercetak di sana, bahkan hingga ia kembali ke posisi semula, kembali menyimpan kedua lengannya di dada sebelum meneruskan ucapannya. "Eve memiliki tubuh yang indah, nyaris tiada cela. Kau tahu, bagian mana yang paling kusukai? Yap, pangkal paha. Ada satu tahi lalat kecil yang menempel manis di selangkangan sebelah kanan." Di akhir kalimat, senyum sinis tersemat.
Capítulos em Alta