Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Ia berdiri tepat di sisi Sekar, cukup dekat sehingga sudut lengannya nyaris menyentuh lengan perempuan itu. Tangannya tidak menyentuh peta. Ia hanya menunjuk, satu jari terarah ke bagian barat kain usang itu, ke sebuah celah sempit yang tidak diberi tanda apa pun. Tidak ada lingkaran merah. Tidak ada penanda sama sekali. "Jalur ini," ucapnya. Sekar memandang ke arah yang ditunjuk. "Itu bukan jalur. Itu retakan di antara dua bukit. Sempit, tidak rata, tidak bisa dilalui peti-peti besar."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Jalan yang dilalui Jaka merupakan jalan bisnis yang dipenuhi perkantoran dan tempat hiburan malam serta hotel bintang lima dan apartemen mewah. Jaka hanya bisa memandangi kemewahan yang di depan matanya dengan mata berbinar. Pemandangan ini berbanding terbalik seratus delapan puluh derajat dengan situasi tempat tinggalnya yang ada di lereng gunung Kelud. Saat ditengah perjalanan menuju rumah kontrakannya, tiba-tiba tubuh Jaka bergetar keras membuat langkahnya langsung terhenti. “Ada apa dengan tubuhku?”
9.772.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gambar jalan berliku
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
MN Rohmadi
Author Mengucapkan Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. jika ada kata-kata dan alur cerita yang kurang berkenan di hati pembaca setia. Author akan berusaha menampilkan cerita-cerita yang menghibur dan enak dibaca. Terimakasih untuk semua pembaca setia karya-karya Author.
Baca Semua Ulasan
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

gumamnya seraya mengunci pintu vilanya. Maura menyusuri jalan yang terbuat dari susunan paving segienam yang ditata rapi dan dicat dengan berbagai warna hingga menampilkan gambar bunga yang cantik. Udara malam yang sejuk memainkan anak rambutnya, membuat jemari Maura merapikannya berulang kali. Ternyata, tidak hanya Maura yang memiliki ide jalan-jalan menikmati sinar bulan. Beberapa kali Maura berpapasan dengan pengunjung lain yang sepertinya baru datang.
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Ia menggunakan jari telunjuknya sebagai penunjuk. "Ini desanya. Satu-satunya jalan masuk atau keluar adalah melalui jalan ini." Dia menunjuk Eric. "Gambar berikutnya." Foto beresolusi tinggi itu diperbesar ke puncak jurang di ujung jalan tanah. Foto itu memperlihatkan gugusan bangunan tanah yang berkelok-kelok, beberapa di antaranya tampak tumbuh langsung dari gunung. Satu-satunya kesan teratur berasal dari serangkaian dinding batu pendek yang menghubungkan beberapa rumah, menciptakan sesuatu yang tampak seperti kandang hewan. Ada beberapa orang yang tersebar di luar gubuk-gubuk kecil.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Sedikit demi sedikit Ben mulai menyadari daerah mana yang tengah ditunjukkan oleh layar itu, tetapi ia tetap saja terkejut melihat betapa gersang tempat itu jika dilihat dari atas. Gambar di layar tidak lagi diperbesar setelah menampakkan suatu wilayah yang kumuh dengan banyak jala berceceran. Kotak-kotak kayu bertumpuk di satu sisi sementara sisi lain menunjukkan jalan sempit berbatu yang ujungnya mengarah ke garis pantai. Aslam menggerakkan tetikus untuk membuat layar menunjukkan sisi yang berlawanan, membuat Ben seketika menelan ludah. “Itu jalan di dekat rumah lamaku,” ujar Ben ragu. “Apa yang mau kau lihat di sana?”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

Jalan aspal yang ramah itu telah lama berakhir. Kini, yang terbentang di depan mereka adalah sebuah jalan tanah yang lebih mirip jejak kerbau daripada jalur untuk mobil. Permukaannya tidak rata, penuh dengan lubang-lubang tersembunyi dan bebatuan lepas yang membuat mobil mereka yang sudah lelah sesekali bergetar hebat. Di sebelah kiri mereka, perbukitan kapur yang tandus mulai menjulang, ditumbuhi semak belukar yang meranggas. Di sebelah kanan, pemandangan berubah menjadi sesuatu yang liar dan dramatis: Samudra Hindia yang tak bertepi, ombaknya yang putih dan ganas menghantam bebatuan hitam di bawah tebing-tebing curam.
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Tangannya menggenggam ujung jubahnya sendiri. Entah kenapa... hatinya tidak tenang. Beberapa jam kemudian. Mereka tiba di sebuah jalan batu tua. Jalan itu hampir seluruhnya tertutup lumut. Di kedua sisinya... berdiri patung-patung batu yang telah rusak dimakan usia. Lucas berhenti. "Mereka sengaja membangun jalan ini." Jagatra mengangguk. "Ini bukan reruntuhan biasa."
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Gairah di Jalur Umum

Gairah di Jalur Umum

Begitu mendengar ceritaku, Lili langsung buka suara, "Dari pengalaman seksualku selama bertahun-tahun, fungsi pria itu mustahil tiba-tiba melemah. Itu kan bagian tubuh bawaan, kayak jantung. Kalau nggak karena terlalu sering dilepas di wanita lain, ya artinya dia memang sudah nggak tertarik lagi sama kamu." Aku juga merasa masuk akal sih omongan Lili. Dia lalu menyerahkan padaku sebuah kamera kecil tersembunyi, bentuknya seperti kancing baju.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Tikungan curam seperti setengah lingkaran, diapit satu sisi berupa dinding tanah, dan sisi lainnya—jurang. Angin bertiup pelan. Udara terasa lebih dingin di sini. Seolah ada sesuatu yang belum usai. Ia berdiri terpaku. Matanya menyisir medan yang membentang di bawahnya. Ada bekas marka jalan yang penyok, seperti pernah dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi. Papan peringatan "rawan kecelakaan" beberapa terpasang di sana.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

“Aku tidak sendiri. Kau di sini, bukan?” Meliora muncul dari sisi lain, baru kembali dari pengintaian. “Jalur ini tidak alami. Mereka mengubah topografi dengan jaring spiral tambahan. Tidak ada jalur lurus—kita akan dipaksa memutar melalui zona resonansi liar.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gambar jalan berliku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status