Istri Gila Pak Dokter
Namun, jawaban Eryas membuat tangan Dharma berhenti bergerak.
"Saya tidak bisa membaca," ucap bocah itu pelan.
Dharma menoleh cepat, matanya melebar. "Tidak bisa membaca?" ulangnya, seolah tak percaya.
Eryas hanya mengangguk pelan. "Tapi bukan karena saya bodoh. Ini semua karena ada seseorang yang sengaja membuat saya terlihat bodoh." Mata kosong itu kembali memandang ke depan, tapi suaranya kini bergetar, mengandung keteguhan yang mencengangkan untuk anak seusianya. "Guru cukup beritahukan huruf dan cara membaca yang benar, dan saya akan cepat mengerti. Saya yakin itu!"